Asosiasi Logistik Sambut Positif Investasi Amazon

Asosiasi logistik menyambut baik rencana investasi Amazon senilai Rp14 triliun di Indonesia dalam 10 tahun ke depan.
Ilham Budhiman | 21 September 2018 16:41 WIB
Seorang pegawai Amazon berjalan melewati gerbang di Amazon Fulfillment Center (BLR7) di pinggiran Bengaluru, India, Selasa (18/9). - Reuters/Abhishek N. Chinnappa

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi logistik menyambut baik rencana investasi Amazon senilai Rp14 triliun di Indonesia dalam 10 tahun ke depan.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengatakan rencana investasi tersebut sangat positif menyusul investasi data center yang dilakukan Facebook di Singapura, meski Indonesia adalah salah satu pengguna terbesar media sosial  tersebut di dunia.

Oleh karena itu, rencana investasi Amazon di Indonesia merupakan peluang emas yang harus dimaksimalkan.

Namun, dia mengingatkan agar berbagai fasilitas yang diminta perusahaan asal AS itu sebagai syarat berinvestasi jangan sampai mencederai investasi yang telah dilakukan investor yang lebih dulu masuk Indonesia dan tidak mendapat pengecualian seperti Amazon.

"Insentif boleh saja diberikan tapi harus adil untuk investor lama dan juga pemain lokal," tutur Zaldy, Jumat (21/9/2018).

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrawahan Hanafi juga menyambut baik rencana ini karena dinilai dapat menciptakan suasana positif terhadap iklim investasi di Indonesia.

"Tapi tentunya kita perlu menunggu lebih lanjut apa yang akan diinvestasikan oleh Amazon," ujarnya.

Terkait insentif yang akan diberikan, Yukki menilai sudah ada ketentuan mengenai hal ini. Yang penting, lanjutnya, prosesnya transparan dan melibatkan BUMN serta perusahaan swasta nasional.

Amazon juga diharapkan bekerja sama dengan para pengusaha nasional dan mengoptimalkan produk-produk Indonesia untuk dapat melakukan kegiatan ekspor.

"Dari sisi logistik, kami harapkan dapat bekerja sama dengan banyak pihak. Indonesia pastinya sangat menarik, bukan saja dari sisi market tapi bagaimana kita dorong produk-produk kita di luar melalui jaringan yang dimiliki Amazon," ucap Yukki.

Rencana investasi Amazon tersebut dibenarkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani setelah bertemu dengan Chief Technology Officer (CTO) Amazon Werner Vogels bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pagi tadi.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

Dia menuturkan kedatangan Vogels bersama sejumlah petinggi Amazon ke Istana Negara adalah untuk menyelesaikan beberapa proses perizinan guna memuluskan rencana investasi perusahaan teknologi tersebut.

Tag : logistik, amazon.com
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top