Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengelolaan Bandara di Lampung & Bengkulu Dialihkan ke BUBU

Bandara Fatmawati Soekarno dan Bandara Radin Inten II biasanya digunakan untuk melayani kepentingan umum yang dioperasikan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU).
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  19:13 WIB
Bandara
Bandara

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengalihkan pengelolaan Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu dan Bandara Radin Inten II di Lampung kepada Badan Usaha Bandar Udara (BUBU).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Pramintohadi Sukarno menjelaskan Bandara Fatmawati Soekarno dan Bandara Radin Inten II biasanya digunakan untuk melayani kepentingan umum yang dioperasikan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU).

"Guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara dan meningkatkan peran sektor udara dalam mendorong pariwisata, maka perlu untuk melibatkan pihak yang lebih berpengalaman untuk mempercepat peningkatan pelayanan melalui pengelolaan bandara yang lebih profesional," kata Pramintohadi dalam siaran pers, Selasa (28/8/2018).
 
Dia menambahkan pemerintah telah menandatangani kesepakatan guna merencanakan kerja sama dan menyusun kajian pengalihan pengelolaan kedua bandara tersebut meliputi pemanfaatan barang milik negara dengan pola kerja sama pemanfaatan (KSP).

Kesepakatan bersama ini, lanjutnya, berlaku sampai dengan 31 Desember 2018 terhitung sejak tanggal ditandatangani. Kesepakatan dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua pihak, yakni Ditjen Perhubungan Udara dan BUMN pengelola bandara selaku BUBU.

Pramintohadi menjelaskan ruang lingkup kesepakatan bersama meliputi kesepakatan untuk mengeksplorasi peluang kerja sama bandara yang berkelanjutan dengan menyusun proposal, termasuk di dalamnya rencana investasi sesuai Rencana Induk Bandar Udara.

Selanjutnya, Kementerian akan mengevaluasi proposal tersebut secara berjenjang dengan menyampaikan hasil kajian kerja sama dimaksud kepada Menteri Keuangan guna mendapatkan ijin prinsip penggunaan barang milik negara dengan pola kerja sama pemanfaatan.

Pihaknya berharap BUMN pengelola bandara terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanannya kepada pengguna jasa dan dapat memelihara fasilitas yang ada agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berdaya guna.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top