Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Offline Store Masih Besar

Sejumlah perusahaan e-commerce melihat potensi yang besar untuk membuka ruang fisik di sejumlah pusat ritel untuk membangun kesadaran merek dari masyarakat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 Agustus 2018  |  17:57 WIB
Pengunjung berada di JD.ID X disela-sela peresmian pusat pengalaman berbelanja berbasis teknologi AI (Artificial Intelligence) pertama di Indonesia
Pengunjung berada di JD.ID X disela-sela peresmian pusat pengalaman berbelanja berbasis teknologi AI (Artificial Intelligence) pertama di Indonesia "JD.ID X" di Jakarta, Kamis (2/8/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--  Sejumlah perusahaan e-commerce melihat potensi yang besar untuk membuka ruang fisik di sejumlah pusat ritel untuk membangun kesadaran merek dari masyarakat.

Direktur Leads Propert Services Darsono Tan mengungkapkan para e-commerce ini juga mulai menerapkan konsep berbeda yang disebut sebagai experinece store. Dia mencontohkan seperti JD.id yang membuka tokonya di PIK Avenue Jakarta Utara. Selain itu adapula Berrybenka yang justru menampilkan koleksi pakaian.

Menurut Darsono, para e-commerce ini justru menyasar toko offline di ruang ritel karena potensi ramainya pengunjung. Sebagaian besar masyarakat Indonesia, kata dia masih memilih mal sebagai tempat rekreasi dibandingkan taman terbuka.

"Menurut kami, jadi nantinya sasaran e-commerce ini  adalah menuju pembayaran elektronik. Toko di ruang ritel ini adalah juga untuk membangun brand awareness. Tidak menutup kecenderungan bagi ecommerce lainnya seperti bukalapak, tokopedia, lazada,"ujarnya kepada Bisnis Senin (27/8/2018).

Saat ini kontribusi e-commerce memang belum bisa dikatakan signifikan bagi ruang ritel. Pasalnya mereka masih melakukan trial dan error dengan menyasar ritel-ritel kelas menengah.

Leads memang memprediksikan permintaan besar-besaran dari sektor e-commerce akan masuk pusat perbelanjaan, karena konsep baru mereka, yaitu O2O (Online ke Offline).

Darsono menyebut ekspansi konsep ini tidak hanya di Jabodetabek tetapi juga di kota-kota tingkat 1 dan 2, seperti: Medan, Solo,Semarang, Jogjakarta, Bali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruang ritel
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top