Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hal Ini yang Mendorong Industri Plastik & Karet Tumbuh 11,85%

Peningkatan permintaan, baik itu dari pasar domestik maupun ekspor, menjadi pendorong pertumbuhan industri karet, barang dari karet, dan plastik pada kuartal II/2018.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 12 Agustus 2018  |  18:55 WIB
Hal Ini yang Mendorong Industri Plastik & Karet Tumbuh 11,85%
Pekerja memuat getah karet di tempat penampungan karet sementara Singkut, Sarolangun, Jambi, Kamis (19/10). - ANTARA/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA — Peningkatan permintaan, baik itu dari pasar domestik maupun ekspor, menjadi pendorong pertumbuhan industri karet, barang dari karet, dan plastik pada kuartal II/2018.

Badan Pusat Statistik mencatat pada periode April—Juni 2018, industri tersebut tumbuh signifikan, yaitu sebesar 11,85% secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang hanya tumbuh sebesar 3,18%.

Dari sisi industri plastik, Fajar Budiyono, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), mengatakan permintaan produk plastik hilir hingga kuartal II tetap tinggi, walaupun ada kenaikan impor untuk bahan baku.

“Industri hilir sedang bagus, ke depan juga akan kuat karena ada pemilu. Akan ada banyak acara, seperti rapat,” katanya akhir pekan lalu.

Menurutnya, permintaan produk plastik hilir meningkat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan makanan dan minuman dalam menyambut pesta demokrasi pada tahun depan.

Sementara itu, dari sisi industri karet, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian Edy Sutopo mengatakan, produksi crumb rubber sedang mengalami peningkatan.

Pada tahun lalu, total produksi crumb rubber mencapai 3,6 juta ton atau lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 3,2 juta ton.

Crumb rubber merupakan bahan baku untuk beberapa produk karet hilir seperti ban, belt conveyor, spare part kendaraan, dock fender, vulkanisir, dan lainnya.

“Salah satu faktor peningkatan produksi crumb rubber adalah curah hujan yang cukup baik. Pada 2016, curah hujan rendah karena el-nino,” katanya.

Seiring peningkatan produksi tersebut, konsumsi karet dalam negeri juga meningkat untuk diproses menjadi produk hilir karet, yaitu dari sekitar 601.000 ton menjadi 631.000 ton.

“Dari sisi ekspor, ada peningkatan juga untuk produk crumb rubber dan sarung tangan karet,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri plastik industri karet
Editor : Maftuh Ihsan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top