Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tanggapan Pelaku Industri Plastik Atas Pasangan Capres-Cawapres

Pelaku usaha industri produk plastik menilai dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebagai sosok yang berkualitas.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 10 Agustus 2018  |  20:24 WIB
Ini Tanggapan Pelaku Industri Plastik Atas Pasangan Capres-Cawapres
Dua kandidat calon presiden di Pilpres 2019: Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaku usaha industri produk plastik menilai dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebagai sosok yang berkualitas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiyono menilai kedua calon wakil presiden (cawapres) yang dipilih petahana dan penantangnya saling mengimbangi.

"Sosok yang dipilih petahana dan penantangnya saling mengimbangi, tidak terlalu kencang gesekannya," ujarnya, Jumat (10/8/2018).

Apabila pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang, Fajar berpendapat pembangunan infrastruktur yang sudah dimulai, akan lebih cepat ke depannya.

Untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dia menilai keduanya mewakili generasi muda. Sandi pun dipandang sebagai seorang pengusaha yang paham kondisi ekonomi.

"Bagi kami, pelaku industri, yang penting transisi presiden terpilih nanti berjalan smooth. Jangan sampai seperti Pilgub DKI Jakarta kemarin, pengaruh banget ke industri," ucapnya.

Kondisi politik yang lebih tenang diyakini bakal meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri dalam negeri. Namun, apabila situasi politik memanas, pelaku usaha tidak berani menyusun rencana jangka panjang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri plastik Pilpres 2019
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top