Brady Property Tawarkan Hunian di Melbourne Mulai Rp4 Miliar

Pengembang asal Melbourne, Australia, Brady Property Group memasarkan hunian untuk segmen kelas menengah atas dengan harga mulai Rp4 miliar per unit.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 22 Juli 2018 20:29 WIB
Pemandangan kota Melbourne, Australia - conference.aifs.gov.au

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang asal Melbourne, Australia, Brady Property Group memasarkan hunian untuk segmen kelas menengah atas dengan harga mulai Rp4 miliar per unit.

Direktur Brady Group Indonesia, Midli Christin mengatakan Brady Group adalah properti asal Australia yang sudah membuka kantor cabang di Jakarta sejak 1999. Saat ini, Brady Group tengah memasarkan apartemen 380 Melbourne Diamond Collection dengan tower II atau South Tower yang berlokasi di Melbourne. Dia menegaskan proyek ini tak jauh dari lokasi komersial dan pusat bisnis.

“Harga yang dipasarkan untuk satu unit mulai Rp4 miliar. Jadi, dengan Rp4 miliar sudah punya properti di Melbourne, bisa dicicil setelah bangunan jadi. Kalau di Indonesia bayar langsung kalau di Australia setelah bangunan jadi,” jelas Midli kepada Bisnis, Sabtu (21/7/2018).

Midli menyebut tower pertama dari proyek 380 Melbourne ini, yaitu North Tower sudah laku 75% dalam waktu setengah tahun. Dia menambahkan, bahwa dengan Rp4 miliar, para pemilik properti di Indonesia ini sudah bisa mencapai pusat perbelanjaan seperti Melbourne Central, Emporium Mall, China Town, dan juga Queen Victoria Market.

Ada pula beberapa universitas yang terintegrasi dengan transportasi dekat dengan proyek 380 Melbourne ini misalnya; RMIT University, University of Melbourne, William Angilss, dan Victoria University. Midli menerangkan, properti Melbourne ini sangat diminati oleh orang-orang asing sebagai investasi karena status kepemilikan yang hak miliknya freehold.

“Melbourne ini dalam 7 tahun terakhir sudah jadi kota hunian terbaik selama 7 tahun terakhir. Kota ini aman, modern, serta kualitas pendidikan dan kesehatan. Jadi konsumen untuk proyek kami selalu ada sebab angka permintaannya tinggi. Kebutuhan anak untuk sekolah di Melbourne itu kan sangat tinggi,” tutur Midli.

Dia menambahkan, menurut Australian Bureau of Statistic, nilai populasi di Victoria naik paling tinggi pada 2017. Kenaikan populasi ini diprediksi akan meningkat di masa depan dan berimbas pada kenaikan harga properti di Australia, khususnya di Melbourne.

Midli menyebut, dengan Rp4 miliar tersebut, Brady Group juga membuat setiap unit dengan semi furnished, khususnya untuk ruangan pokok seperti dapur dilengkapi dengan kompor, oven, dan cooker hood. Selain itu setiap unit kamar tidur memiliki lemari baju dengan lantai kayu atau parkir di ruang tamu dan ruang makan.

Sebagai informasi, proyek 380 Melbourne ini  dilengkapi dengan Hotel Eropa berstandar Bintang 5 Internasional, area ritel, dan juga fine dining restoran di lantai dasar. Perusahaan juga memastikan ketersediaan ruang terbuka hijau 60% dari luas kawasan, yakni di lantai dasar dan juga pada lantai 7 bangunan. Ada pula rooftop garden dengan tujuan agar para penghuni bisa melihat pemandangan seluruh pusat kota Melbourne.

Tag : brady property
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top