Akses Tol ke Pelabuhan Merak Diperkirakan Butuh Rp1,80 Triliun

PT Marga Mandalasakti merampungkan studi kelayakan rencana perpanjangan jalan tol TangerangMerak menuju akses Pelabuhan Merak, Banten sepanjang 5,50 kilometer.
Irene Agustine | 10 Juli 2018 09:12 WIB
Foto aerial suasana Pelabuhan Merak, Banten. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Marga Mandalasakti merampungkan studi kelayakan rencana perpanjangan jalan tol Tangerang—Merak menuju akses Pelabuhan Merak, Banten sepanjang 5,50 kilometer dengan perkiraan biaya konstruksi dan tanah mencapai Rp1,80 triliun.

Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti Sunarto Sastrowiyoto mengatakan bahwa hasil studi awal menunjukkan perpanjangan jalan tol tersebut saat ini belum menguntungkan apabila proyek dibangun secara keseluruhan oleh perusahaan.

Salah satu pertimbangannya ialah perhitungan trafik yang rendah dengan melihat kapasitas kendaraan yang bisa ditampung di Pelabuhan Merak. Saat ini, kapasitas dermaga di Merak diperkirakan dapat menampung 12.000—16.000 kendaraan per hari. Agar bisa layak secara usaha, Sunarto memperkirakan kapasitas tampung diharapkan mencapai 40.000 kendaraan per hari.

“Perkiraan biaya konstruksi plus tanah sekitar Rp1,80 triliun untuk panjang jalan 5,50 kilometer. Karena itu hanya 5,50 kilometer, tarifnya nanti kemahalan,” kata Sunarto saat dihubungi Bisnis, Senin (9/7/2018).

Saat ini jalan tol Tangerang–Merak berujung di gardu tol Merak di Kilometer 98. Untuk mencapai Pelabuhan Merak, pengguna jalan harus melewati jalan arteri biasa sepanjang sekira 5 km.

Sunarto menambahkan bahwa ada beberapa opsi agar pembangunan jalan tol tersebut layak dibangun antara lain memperbesar daya tampung dermaga sehingga volume kendaraan yang melintas bisa ditingkatkan.

Hal itu dimungkinkan karena konektivitas untuk menyambung akses Pulau Jawa menuju Sumatra semakin dibutuhkan mengingat progres pembangunan konstruksi sebagian ruas tol Trans-Sumatra cukup bagus.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top