Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banggar Tunggu Proposal Pemerintah Soal Cukai Hasil Tembakau Untuk JKN

Badan Anggaran (Banggar) DPR mendalami maksud pemerintah yang akan menggunakan minimal 50% Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 06 Juli 2018  |  10:21 WIB
Petani memotong daun muda tembakau di Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/7). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
Petani memotong daun muda tembakau di Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/7). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR mendalami maksud pemerintah yang akan menggunakan minimal 50% Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ketua Banggar DPR Azis Syamsuddin mengatakan pihaknya masih menunggu proposal dari pemerintah mengenai konsep penggunaan DBH CHT untuk menunjang pelaksanaan JKN.

"Kami harus melihatnya secara proporsional. Jika lebih banyak merugikan kepentingan daerah tentu akan kami pertanyakan," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (6/7/2018).

Meski demikian, jika nantinya skema ini memberikan manfaat yang lebih besar untuk kepentingan daerah, maka bisa saja Banggar mempertimbangkan usulan tersebut.

Azis juga menekankan bahwa sebelum konsep tersebut diterapkan, selain menyiapkan argumentasi mengenai penggunaan DBH CHT untuk kepentingan JKN, pemerintah juga sepatutnya menjelaskan dalam proposal tersebut payung hukum yang digunakan dari rencana itu.

"Sekali lagi tergantung data dan proposal yang diajukan pemerintah. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan masalah di kemudian hari," tegasnya.

Seperti diketahui, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan minimal 50% alokasi DBH CHT untuk kepentingan JKN. Penggunaan DBH CHT terutama difokuskan untuk peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr cukai hasil tembakau
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top