Pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta Dipacu, Ini Rencana Investor

PT Jakarta Tollroad Development menyatakan bahwa pembebasan lahan proyek enam tol dalam kota Jakarta untuk keseluruhan pengerjaan tahap pertama yang tersisa sepanjang 21,90 kilometer bakal dilakukan tahun ini.
Irene Agustine | 02 Juli 2018 10:51 WIB
Tol dalam kota Jakarta - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jakarta Tollroad Development menyatakan bahwa pembebasan lahan proyek enam tol dalam kota Jakarta untuk keseluruhan pengerjaan tahap pertama yang tersisa sepanjang 21,90 kilometer bakal dilakukan tahun ini.

Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development Frans Satyaki Sunito mengatakan bahwa berdasarkan lini masa pengerjaan proyek tahap pertama, konstruksi seksi B Semanan—Grogol sepanjang 9,5 kilometer (km) dan seksi C Grogol—Kelapa Gading sepanjang 12,40 km masing-masing akan dilakukan pada Oktober 2018 dan pertengahan 2019. Oleh karena itu, pembebasan lahan mendesak untuk dilakukan.

“Pembebasan lahan untuk seksi B dan C akan kami lakukan sekaligus harus semuanya pada tahun ini,” katanya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Rencananya, proses tender untuk seksi B di sisi barat proyek tersebut akan dilakukan pada Agustus sebelum konstruksi dimulai pada Oktober 2018.

Sementara itu, untuk seksi C, Frans belum memerinci kapan tender bagian di sisi tengah proyek tersebut dimulai. “Untuk seksi C tahun depan tendernya, belum tahun ini.”

 6 RUAS TOL DKI JAKARTA 

No

Ruas

Panjang (km)

Biaya Investasi (Rp miliar

1

Semanan - Sunter

20,23

11,060

2

Sunter – Pulo Gebang

9,44

4,910

3

DuriPulo – Kampung Melayu

12,65

8,167

4

Kemayoran – Kampung Melayu

9,60

4,934

5

Ulujami – Tanah Abang

8,70

6,114

6

Pasar Minggu – Casablanca

9,16

5,981

TOTAL

69,77

41,174

 Frans menuturkan bahwa proses pembebasan lahan yang sudah berlangsung sejak proyek tersebut dimulai 2017 yakni untuk seksi A Kelapa Gading—Pulo Gebang sepanjang 9,30 km telah mencapai 90%.

Hingga kini, konstruksi proyek tersebut baru mencapai 17%, tetapi dinilai masih di dalam jalur dengan rencana pengoperasian pada semester kedua 2019.

“Saat ini progresnya masih kerja di bawah, di fondasi. Kami targetkan Agustus mulai untuk back jalan. Setelah itu akan cepat konstruksinya,” jelasnya.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top