Satgas Ramadan dan Idulfitri Berakhir, Penjualan Gasoline Pertamina Meningkat

Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2018 yang dibentuk PT Pertamina (Perseso) mengakhiri masa tugasnya setelah bekerja memonitor dan mengamankan penyaluran LPG sejak H-30 Lebaran selanjutnya H-15 untuk penyaluran BBM hingga H+15.
Lucky Leonard | 30 Juni 2018 17:06 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2018 yang dibentuk PT Pertamina (Perseso) mengakhiri masa tugasnya setelah bekerja memonitor dan mengamankan penyaluran LPG sejak H-30 Lebaran selanjutnya H-15 untuk penyaluran BBM hingga H+15.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan berdasarkan laporan akhir Satgas Rafi 2018, total konsumsi produk gasoline meningkat sebesar 10%, terutama pada produk Pertamax Series yang kenaikannya mencapai 15%. Adapun LPG meningkat 4,4% dan Avtur naik 1,6%.

Berbanding terbalik dengan gasoline, produk gasoil secara keseluruhan turun sebesar 11%.

"Permintaan terhadap Pertamax Series terus meningkat di hampir semua wilayah tujuan mudik, baik Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, maupun Jawa Timur. Ini tren menggembirakan karena produk unggulan Pertamina ini naik secara konsisten sejak awal arus mudik hingga arus balik," katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (30/6/2018).

Sementara itu, penjualan BBM Kemasan pada layanan tambahan mencapai 2,6 juta liter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92% atau 2,4 juta liter didominasi oleh penjualan Pertamax.

"Selama masa Satgas, Pertamina menyiagakan 2.692 SPBU di sepanjang Jawa–Madura baik jalur tol maupun arteri untuk memberikan layanan 24 jam kepada pemudik. Puncak penyaluran BBM tertinggi terjadi pada H-1, sementara LPG terjadi pada H-2 serta avtur pada H-7," tuturnya.

Sepanjang arus mudik dan arus balik, Pertamina juga telah menyiapkan layanan tambahan yakni KiosK Pertamax di 72 titik untuk melayani BBM kemasan terutama pada jalur tol fungsional yang belum tersedia SPBU serta jalur arteri yang menjadi jalur utama mudik. Selain itu, Pertamina juga menyiapkan Serambi Pertamax sebagai tempat istirahat dan Layanan kesehatan gratis di 13 lokasi, motoris kemasan sebanyak 283 unit, mobil tangki dispenser 31 titik, serta kantong BBM untuk buffer stock SPBU di 121 titik.

Untuk memudahan pemudik mencari rute terdekat lokasi SPBU serta jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan, Pertamina telah meluncuran layanan melalui aplikasi Waze. Tercatat sebanyak 19,4 juta impressioan pemudik yang mencari SPBU Pertamina melalui layanan ini. Pertamina juga bekerja sama dengan T-Cash, memberikan layanan pembayaran BBM di SPBU tanpa uang tunai di 50 SPBU.

Tag : pertamina
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top