PDKT ke Pengusaha Nigeria, Indonesia Bukukan Potensi Transaksi US$6,4 Juta

Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) menyelenggarakan forum bisnis dengan pengusaha Nigeria belum lama ini di kantor Benin Chamber of Commerce and Industry (BCCI), Cotonou, Benin.
Wike Dita Herlinda | 28 Juni 2018 16:45 WIB
Kota Lagos, Nigeria - Mail & Guardian

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) menyelenggarakan forum bisnis dengan pengusaha Nigeria belum lama ini di kantor Benin Chamber of Commerce and Industry (BCCI), Cotonou, Benin.

 Kegiatan forum bisnis dilanjutkan dengan one-on-one business matching antara eksportir Indonesia dengan mitra bisnis yang hadir sebanyak 40 perwakilan perusahaan di Benin.

 Total potensi transaksi selama one-on-one business matching di Benin tercatat mencapai US$6,5 juta. Jumlah tersebut meliputi wilayah pasar Benin, Togo, Burkina Faso, dan Niger.

 Forum bisnis juga dilakukan di Ibis Hotel, Accra, Ghana. Pertemuan one-on-one business matching dilakukan antara eksportir Indonesia dengan 75 perwakilan perusahaan di Ghana.

 Selama forum bisnis telah dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KADIN Jakarta dengan Presiden Ghana Chamber of Commerce and Industry (GCCI). MoU ini bertujuan mendukung kebijakan kedua negara yang meliputi isu perundingan perdagangan, promosi investasi, dan peningkatan ekspor.

 Total potensi transaksi selama one-on-one business matching di Ghana tercatat mencapai US$2,5 juta.

  Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos Bagus Wicaksena mengatakan, kegiatan pameran dan forum bisnis di ketiga negara tersebut menghasilkan potensi transaksi US$14,4 juta.

 "Pameran Food West Africa dan forum bisnis dilakukan sebagai sarana promosi bagi perusahaan mamin Indonesia di Nigeria dan Afrika Barat. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pertemuan antara produsen mamin Indonesia dengan mitra dagang potensial di Nigeria dan Afrika Barat," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (28/6/2018).

 Selain rangkaian pameran dan forum bisnis, delegasi Indonesia juga melakukan kunjungan ke pasar tradisional dan distributor untuk mempelajari karakter pasar di Nigeria, Benin, dan Ghana.

 Selama di Nigeria, delegasi berkunjung ke pasar tradisional Balogun, serta ritel modern Shoprite, Spar, dan Hubmart. Sedangkan selama di Benin, delegasi berkunjung ke kantor distributor Sodirep dan jaringan ritelnya.

 Sementara itu, di Ghana, kunjungan dilakukan ke distributor Bhavani Limited dan pasar tradisional Makola di Accra.

Tag : indonesia-nigeria
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top