ONTripMudik Bantu para Pemudik

Aplikasi ONTripMudik kembali berpartisipasi dalam membantu masyarakat memperoleh informasi seputar mudik mulai dari peta jalur mudik, titik-titik kemacetan, informasi rest area, posko kesehatan serta berbagai tips penting agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 12 Juni 2018 23:02 WIB
Antrean kendaraan di gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (10/6). Data dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS) pada H-5 Lebaran, jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Palimanan mencapai 44.408 mobil. - ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA – Aplikasi ONTripMudik kembali berpartisipasi dalam membantu masyarakat memperoleh informasi seputar mudik mulai dari peta jalur mudik, titik-titik kemacetan, informasi rest area, posko kesehatan serta berbagai tips penting agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.

Winda Ayuputri Apsari, CEO ONTrip menyebut, mudikmerupakan sebuah rutinitas yang menjadi budaya sebagian besar masyarakat Indonesia. Kemacetan pada arus mudik hingga sulitnya mendapatkan tiket transportasi menjadi hal lumrah di setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Dengan ONTripMudik, kami berharap segala keperluan informasi seputar mudik bisa didapatkan oleh para pemudik sehingga bisa membantu persiapan mudik. Ini merupakan bentuk support kami kepada para pemudik di samping beberapa kerjasama kami dengan beberapa komunitas mudik,” ujar Winda dalam keterangan pers, Selasa (12/7/2018).

Menurut data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia padaa 2018 ini jumlah pemudik mengalami pelonjakan sebesar 10%-12% atau setara dengan 22-25 juta orang. Hal ini mendapatkan perhatian serius sebab tingginya arus mudik berpotensi menyebabkan meningkatnya angka kecelakaan akibat kondisi fisik pengemudi yang menurun, dan kurangnya kesadaran untuk tertib berlalu lintas.

Tahun lalu, kata Winda angka kecelakaan pada musim mudik sebanyak 1.299 kejadian. Angka tersebut mengalami penurunan dari 2016 yakni sebanyak 1.515 kejadian. Kendati terjadi penurunan pada angka kecelakaan, Winda menegaskan ONTrip ingin untuk terus menurunkan angka kecelakaan dengan upaya-upaya pencegahan yang bisa dilakukan.

Dia pun mengakui bahwa kemacetan pada arus mudik tentunya tidak dapat dihindari lagi. Jarak tempuh yang jauh dan kondisi fisik yang menurun akibat terjebak macet menjadi alasan seringnya terjadi kecelakaan.
“Maka kami selalu berupaya memberikan akses kemudahan bagi) ONTripers (sebutan untuk para fans ONTrip) dalam mendapatkan info atau peringatan seputar rute yang aman, rute yang rawan serta posko-posko peristirahatan,dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tidak hanya untuk pulau Jawa, Winda menuturkan informasi perjalanan mudik juga tersedia meliputi Pulau Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Informasi ini dapat dilihat dalam bentuk digital berupa infografik dan video yang dibagikan di sosial media, messanger group, youtube channel, website serta platform online lainnya.

Adapun komunitas yang mendukung kegiatan ini adalah HMSS Jabodetabek yang mengadakan Mudik Bersama Mayarakat Aceh Singkil dan Subussalam via Darat dan Udara. Rencananya, tahun depan ONTripakan menggaet lebih banyak komunitas mudik dari berbagai daerah agar momen mudik ini dapat menjadi pengikat silaturahmi dan menumbuhkan rasa solidaritas.

“Tahun depan kami berniat untuk bekerjasama dengan lebih banyak lagi komunitas sehingga bisa membantu support persiapan untuk mudik. Kami ingin momen mudik yang selalu dinantikan setiap tahunnya, menjadi momen yang berkesan dan menyenangkan,” imbuh Winda.

Tag : Mudik Lebaran 2018
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top