JLL Spark Kucurkan US$100 Juta Kembangkan Rintisan Teknologi Properti

JLL Spark, bagian dari JLL Internasional, mengucurkan dana investasi hingga US$100 juta untuk perusahaan teknologi properti (prop-tech) rintisan.
Finna U. Ulfah | 06 Juni 2018 17:37 WIB
Loho JLL - jll.com

Bisnis.com, JAKARTA - JLL Spark, bagian dari JLL Internasional, mengucurkan dana investasi hingga US$100 juta untuk perusahaan teknologi properti (prop-tech) rintisan.

Co-CEO JLL Spark Mihir Shah mengatakan berencana untuk berinvestasi untuk perusahaan rintisan yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan sektor real estate dari pengembangan, manajemen, penyewaan, investasi, dan meningkatkan pengalaman kepada mereka yang menempatinya.

"Dana ini memberi kami kesempatan untuk bekerjasama dengan wirausahawan lokal dan global yang dapat memanfaatkan sumber daya dari lini bisnis JLL untuk mengembangkan perusahaan mereka dengan cepat dan menciptakan nilai bagi klien JLL," ujar Mihir Shah dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (6/6/2018).

Dalam laporan terbaru JLL dan Tech in Asia, kemajuan perusahaan rintisan dalam bidang teknologi properti di Asia Pasifik melampaui perusahaan rintisan di Eropa dan Amerika Serikat.

Pada 2013 hingga pertengahan 2017, tercatat sebanyak 179 perusahaan mendapatkan suntikan dana sekitar US$4,8 miliar, lebih dari 60% dari total global.

Hal ini memprediksi bahwa pendanaan rintisan prop-tech pada wilayah Asia Pasifik akan mencapai US$4,5 miliar per tahun pada 2020.

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan generasi baru teknologi properti dan mempromosikan Asia Pasifik sebagai pusat inovasi teknologi untuk real estate, dan JLL Spark Global Venture Fund hadir untuk melanjutkan tujuan itu," papar Mihir Shah.

Dana baru ini akan fokus kepada investasi awal dan Seri A, serta seleksi tahapan selanjutnya. Ukuran investasi tipikal akan berkisar dari ratusan ribu hingga beberapa juta dolar.

Selain itu, dana ini diharapkan dapat menarik perusahaan yang menciptakan bisnis baru yang didukung teknologi di area layanan tradisional JLL atau bisnis yang akan membantu memperluas layanannya ke segmen klien baru.

Sementara itu, JLL akan menjadi tuan rumah forum prop-tech pertama kali di Innovfest Unbound Singapura yang bertajuk Proptech Unleashed di mana akan mengumpulkan pemimpin industir dan pengusaha yang mengeksplorasi dampak kota cerdas dan peluang perusahaan untuk berinovasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bisnis properti

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top