Tol Salatiga-Kertasura Fungsional Dijamin Layak Digunakan untuk Mudik

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan jalan tol Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer (km) bisa dilalui fungsional pada mudik Lebaran 2018.
Irene Agustine | 29 Mei 2018 06:29 WIB
Pengendara antre di gerbang jalan tol Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (18/6/2017). - Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan jalan tol Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer (km) bisa dilalui fungsional pada mudik Lebaran 2018. 

Dia menerangkan nantinya kondisi Tol Salatiga-Kertasura sudah berupa lapisan rigid pavement sepanjang 20 km dan lean concrete sepanjang 10 km dengan kualitas beton K-250 sehingga layak untuk digunakan arus mudik. Selain itu, nantinya seluruh jembatan dengan total panjang sekitar 2 km telah tersambung kecuali Jembatan Kali Kenteng. 

“Secara prinsip, ruas Salatiga-Kartasura bisa dilalui tanpa harus keluar tol. Saat ini, masih 1,3 km berupa tanah yang akan dilapis dengan lean concrete setebal 10 cm," papar Basuki dalam keterangan resmi, Senin (28/5/2018). 

Pengerjaan fungsional ditargetkan selesai pada 2 Juni 2018, kecuali pembangunan Jembatan Kali Kenteng.

"Untuk mengatasinya telah disiapkan jalan alternatifnya,” tambahnya. 

Jalan alternatif yang disiapkan yakni jalan melintasi bawah jembatan sepanjang 500 meter terdiri dari dua lajur dengan perkerasan beton. 

Jembatan Kali Kenteng ditargetkan rampung pada akhir 2018. Jembatan ini memiliki panjang 496 meter dengan 11 tiang pancang dengan tinggi rata-rata 40 meter.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai pada 2 Juni 2018, bakal dilanjutkan dengan pembersihan, pemasangan penerangan, dan penyiapan rest area hingga 8 Juni 2018.

Terdapat dua rest area pada ruas ini yakni rest area Koripan dan rest area Mudal yang dilengkapi fasilitas tempat parkir, mushola, pos kesehatan, bengkel darurat, toilet, dan rumah makan. 

Tol Salatiga-Kartasura merupakan seksi 3 dan 4 dari Tol Semarang-Solo dan terhubung dengan Tol Solo-Ngawi yang akan dibuka fungsional.

Pada akhir peninjauannya, Basuki menyampaikan apresiasi kepada para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang telah bekerja keras menyiapkan jalur mudik 2018 meskipun secara jadwal baru akan selesai akhir tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, Kementerian PUPR

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top