Triniti Land Ramaikan Koridor Gading Serpong

Triniti Land mengisi kekosongan proyek apartemen di koridor berdekatan Gading Serpong dengan menara pertama Hyde Tower.
Anitana Widya Puspa | 27 Mei 2018 19:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Triniti Land mengisi kekosongan proyek apartemen di koridor berdekatan Gading Serpong dengan menara pertama Hyde Tower.

Direktur Pemasaran dan Founder Triniti Land Chandra Bong mengatakan Tangerang Selatan terbagi menjadi 4 wilayah pengembangan. Pertama, koridor Bintaro, Gading Serpong, Alam sutera, dan BSD. Kendati proyek Collins Boulevard tak berlokasi di Gading Serpong, akan tetapi masih masuk dalam koridor Gading Serpong.

Menurutnya, koridor ini belum memiliki banyak pasokan untuk bangunan jangkung apartemen sehingga masih jauh dari kategori kelebihan pasokan. Dia menuturkan terakhir kali proyek apartemen yang diluncurkan adalah Serpong Midtown residence 2015.  Selanjutnya mulai drai 2015 —2018  tidak ada proyek apartemen yang diluncurkan di Gading Serpong.

“Jadi meskipun ada di Alam Sutera atau BSD  itu beda koridor. Gading Serpong sendiri ada 22.000 kepala keluarga,” katanya Sabtu (27/5/2018).

Selain pasokan hunian Jangkung yang minim di koridor ini, Chandra mengatakan di Alam Sutera ada kebijakan pengembangan bahwa rumah tapak tidak semestinya dijadikan kost-kostan karena akan merubah fungsi. Hal itu membuat alternatif sewa dan tinggal di apartemen memiliki potensi yang kuat.

Kondisi itu juga akan didukung dari ribuan mahasiswa baru yang menempuh studi di perguruan-perguruan tinggi di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya hingga ke BSD City. Sebut saja Universitas Bina Nusantara (Binus) yang setiap tahunnya menerima 9.000 mahasiswa baru, SGU University, dan Universitas Bunda Mulia.

Adapun, dalam proyek Collins Boulevard, akan dikembangkan residensial yang mencakup 3 apartemen, satu menara perkantoran serta satu hotel. Pembangunannya dimulai dari peluncuran proyek apartemen Hyde dengan harga jual mulai dari Rp400 juta—Rp500 juta.

Proyek ini akan dibangun Juni setelah lebaran dan difokuskan penjualannya dengan asumsi minat konsumen telah beralih dari konsumsi sepanjang lebaran.

Dari data pembeli, Chandra mengatakan 30% pembeli berada dalam rentang usia di bawah 29 tahun, sehingga memang, milienial banyak membeli untuk dijadikan rumah masa depan bagi keluarga kecil.

“Total penjualan pertama 417 unit dari sekitar 900 unit ejak 6 bulan lalu kami melakukan soft launching,” imbuhnya.

Dikembangkan di atas lahan seluas 2,4 hektare. Lahan tersebut merupakan hasil akuisisi dengan menghabiskan dana senilai Rp 250 miliar. Sedangkan untuk biaya konstruksi, ia memperkirakan akan bernilai sebesar Rp 2 triliun.

Collins Boulevard merupakan apartemen kelima yang dibangun. Sebelumnya ada proyek kolaborasi bersama Waskita Karya Realty yakni Brooklyn Residence dan Yukata, Spring Water Residence, The Smith.

“Untuk menara perkantoran sudah ada konfirmasi pembelian senilai Rp 500 miliar dari Panin Bank yang akan menjadi tenant utama, sehingga akan dinamakan Panin Bank Office Tower,” ungkapnya.

Tag : apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top