Rumah Relokasi Pembangunan Bendungan Kuningan Selesai Dibangun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan rumah khusus warga relokasi pembangunan Bendungan Kuningan.
Finna U. Ulfah | 27 Mei 2018 18:33 WIB
Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp 464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3, yang dikunjungi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono - Istimewa ,\\"

Rumah Relokasi Pembangunan Bendungan Kuningan Selesai Dibangun

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan rumah khusus warga relokasi pembangunan Bendungan Kuningan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan rumah khusus sebagai bentuk tanggung jawab akibat pembangunan Bendungan Kuningan dengan luas genangan sebesar 221,59 hektare.

“Kebutuhannya ada 360 rumah. Dibangun secara bertahap sesuai ketersediaan lahannya yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari keterangan resminya, Minggu (27/5/2018).

Desa yang terkena dampak pembangunan bendungan meliputi Desa Randusari, Desa Kawungsari, Desa Sukarapih di Kecamatan Cibeureum dan Desa Tanjung Kerta serta Desa Simpai Jaya di Kecamatan Karangkancana.

Sebanyak 40 unit rumah khusus tipe 36 dibangun di Desa Tanjung Kerja dengan total anggaran sebesar Rp4,8 miliar termasuk pembangunan PSU (prasarana dan sarana utilitas) seperti jalan akses berbeton.

Sementara itu, di Desa Cilayung, Kecamatan Ciwaru dibangun sebanyak 60 unit rumah dengan tipe 35 dengan anggaran total sebesar Rp7,2 miliar.

Pembangunan dilakukan melalui DIPA APBN Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR pad 2017 dengan biaya Rp125 juta per unit denganh rincian untuk bangunan rumah sekitar Rp110 juta dan untuk furnitur seperti tempat tidur, sofa, meja, dan kursi sebesar Rp15 juta.

Sejak 2015, Kementerian PUPR telah membangun 17.844 unit dengan rincian pada 2015 dibangun sebanyak 6.713 unit, pada 2016 sebanyak 6.048 dan pada 2017 dibangun sebanyak 5.083 unit dengan total anggaran keseluruhan sebesar Rp994,6 miliar.

Pada 2018, Kementerian PUPR akan menambah ketersediaan rumah dengan membangun rumuh khusus sebanyak 4.550 unit dengan anggaran sebesar Rp719,6 miliar. Dengan sebaran lokasi pembangunan 63,4% akan dibangun di kawasan timur Indonesia.

Tag : rumah tapak
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top