Jaya Mitra Kemilau Isi Pasar Produk Minyak Telon dan Jamu Bersalin

PT Jaya Mitra Kemilau atau JMK mengisi kekosongan pasar jamu yang ditinggalkan produsen Njonja Meneer dengan meluncurkan dua produk, yakni minyak telon dan jamu bersalin.
Bambang Supriyanto | 15 Mei 2018 17:09 WIB
Peluncuran produk jamu bersalin PT JMK - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jaya Mitra Kemilau atau JMK mengisi kekosongan pasar jamu yang ditinggalkan produsen Njonja Meneer dengan meluncurkan dua produk, yakni minyak telon dan jamu bersalin.  

Suryo Subagyo, Direktur JMK, mengungkapkan bahwa peluncuran kedua produk itu setelah melihat potensi pasar yang dituinggalkan Njonja Meneer serta perminta dari sejumlah agen dan penjual jamu.  

"Kami fokus kepada dua produk jamu dulu, yakni minyak telon dan jamu bersalin. Dua produk itu yang paling banyak dibutuhkan konsumen," ujarnya.

Selanjutnya, sambungnya, setelah diterima kembali oleh pasar dan menjadi booming JMK akan meluncurkan sejumlah produk unggulan lainnya.

JMK mengumpulkan puluhan agen dan pedagang jamu di Hotel Alila, Minggu (13/5).

Menurut Suryo, JMK menggandeng Charles Saerang selaku cucu dalam dari pendiri Njonja Meneer sebagai peramu. "Kami mengharapkan bisa meluncurkan produk yang bermutu dan bisa diterima pasar."

Di samping itu, dia menginginkan produk JMK bisa melanjutkan kesuksesan produk Njonja Meneer yang kini dipailitkan. Dengan demikian, praktis sejak Agustus 2017 produk produsen jamu legendaris itu tidak ada di pasar.

Adapun untuk produksi, imbuhnya, saat ini JMK mengolah produk jamu di Solo.

Marketing Manager JMK Heru B. menjelaskan bahwa perusahaan tidak terburu-buru meluncurkan banyak produk tetapi pelan-pelan dengan mengisi sejumlah produk favorit konsumen. Untuk saat ini, sambungnya, produk minyak telon dan jamu bersalin terlebih dahulu.

"Kami sedang mempersiapkan untuk meluncurkan sebanyak 7 produk jamu bubuk. Semoga bisa dirilis ke pasar dalam waktu dekat," ungkapnya.

Charles Saerang, selaku peramu dari produk JM, menjelaskan bahwa kesediaan tersebut sebagai bentuk komitmen untuk tetap melestarikan produk dari leluhurnya.

"Saya bersedia karena sangat peduli terhadap ramuan nenek. Saya sebagai cucu dalam sangat menguasai formula dari Njonja Meneer," tegasnya.


Tag : jamu
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top