Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HPE Minyak Sawit Menguat US$3,02 per Metrik Ton pada April

Harga referensi produk Crude Palm Oil periode April 2018 untuk penetapan Bea Keluar sebesar US$711,62 per metrik ton. Harga referensi tersebut menguat US$3,02 atau 0,43% dari periode Maret 2018 yaitu sebesar US$708,60 per metrik ton
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  20:02 WIB
Tandan sawit segar. - .
Tandan sawit segar. - .

Bisnis.com, JAKARTA - Harga referensi produk Crude Palm Oil periode April 2018 untuk penetapan Bea Keluar sebesar US$711,62 per metrik ton. Harga referensi tersebut menguat US$3,02 atau 0,43% dari periode Maret 2018 yaitu sebesar US$708,60 per metrik ton

“Saat ini harga referensi CPO menguat dan tetap berada pada level di bawah US$ 750 per metrik ton. Untuk itu, pemerintah mengenakan Bea Keluar (BK) CPO sebesar US$0 per metrik ton untuk periode April 2018,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan dalam keterangan resminya, Selada (27/3/2018).

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 45 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk April 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar US$0 per metrik ton. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Februari 2018.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada April 2018 juga mengalami peningkatan sebesar US$351,83 atau 17,45%, yaitu dari US$2.016,57 per metrik ton menjadi US$2.368,40 per metrik ton. Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang naik US$343 atau 19,7% dari US$1.741 per metrik ton pada periode bulan sebelumnya menjadi USD 2.084 per metrik ton pada April 2018.

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional. Namun demikian, penguatan ini tidak berdampak pada BK biji Kakao yang tetap 5%. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Adapun untuk produk kayu, terdapat perubahan HPE pada kelompok serpih kayu yaitu kayu dalam bentuk keping/pecahan (wood in chips/particle) dan kepingan kayu (chipwood). HPE pada  kelompok kayu tersebut naik sebesar US$6 dari US$55 per ton menjadi US$61 ton pada bulan April 2018. HPE untuk produk kayu lainnya tetap tidak ada perubahan dari periode bulan lalu. BK untuk seluruh komoditas produk kayu tetap tidak ada perubahan dari periode bulan lalu (BK 2%-15%).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top