Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garuda Indonesia Butuh 80 Captain Pilot

Garuda Indonesia, maskapai penerbangan layanan penuh, membutuhkan sekitar 80 orang kapten penerbang guna mendukung utilitas seluruh pesawat yang dimiliki.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  18:49 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Garuda Indonesia, maskapai penerbangan layanan penuh, membutuhkan sekitar 80 orang kapten penerbang guna mendukung utilitas seluruh pesawat yang dimiliki.

Direktur Operasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Capt. Triyanto Moeharsono mengatakan jumlah tersebut berdasarkan rasio kapten penerbang dengan jenis pesawat.

"Kebutuhan sekitar 80 captain pilot untuk seluruh pesawat," kata Triyanto, Rabu (21/3/2018).

Dia menyebutkan rasio kapten penerbang yang dibutuhkan untuk pesawat jenis Boeing 737 sebanyak 4,6 kapten, Airbus 330 sebanyak tujuh kapten, dan Boeing 777 sebanyak sembilan kapten. Seluruh formasi tersebut dikalikan dua jam kerja (shift).

Triyanto menuturkan saat ini emiten berkode giaa tersebut memiliki banyak co-pilot atau First Officer (FO) yang belum siap untuk menjadi kapten penerbang. Jarak antara jumlah keduanya juga sangat timpang.

Pihaknya menyebut Garuda Indonesia menetapkan standar 5 tahun dengan 3.000 jam terbang sebagai salah satu syarat untuk menjadi kapten penerbang.

"Standar 3.000 jam ini ditetapkan oleh internal Garuda Indonesia. Kami menginginkan tingkat safety yang tinggi," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top