Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kelompok Tani: Panen Raya Normal

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) memprediksi panen raya tahun ini tetap berjalan normal, tidak melewati masa ketentuannya.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 20 Maret 2018  |  16:56 WIB
Mentan Andi Amran SUlaiman dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai panen raya di Boyolali, Jateng, Sabtu (298/10/2016). - Bisnis
Mentan Andi Amran SUlaiman dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai panen raya di Boyolali, Jateng, Sabtu (298/10/2016). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) memprediksi panen raya tahun ini tetap berjalan normal, tidak melewati masa ketentuannya.

Ketua KTNA, Winarno Tohir mengatakan panen raya tahun ini tetap berjalan normal yaitu dalam periode Februari sampai dengan April. Maka itu dia katakan secara umum panen raya akan berjalan semestinya dan memenuhi kebutuhan stok.

"Panen raya tetap di Februari, Maret dan April. Oktober sampai Maret atau Asep yaitu April sampai dengan September adalah patokan 2 musim tanam di Indonesia," katanya pada Bisnis, Senin (20/3/2018).

Menurutnya sejauh ini, belum ada tanda-tanda bahwa panen raya akan mundur. Selain itu, stok beras juga memadai.

Winarno menambahkan bahwa dugaan stok beras di masyarakat sekitar 5,6 juta ton di gudang petani dan di masyarakat termasuk pedagang dan penggilingan sebanyak 8.13 juta ton.

Sementara itu di lain kesempatan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi panen raya baru mencapai puncak pada April 2018. Menurutnya hal ini lebih lambat dari tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung pada Maret.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

padi panen
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top