EKSPOR UDANG BEKU: Harga Pasar Dunia Bertahan Stabil

Harga pasar ekspor udang diprediksi tetap stabil, sejalan dengan makin meningkatnya pasokan komoditas tersebut dari sejumlah negara pengekspor.
Linda Teti Silitonga | 18 Maret 2018 22:33 WIB
Presiden Direktur PT Panca Mitra Multiperdana Martinus Soesilo. - .Bisnis/Linda T. Silitonga

Bisnis.com, SITUBONDO— Harga pasar ekspor udang diprediksi tetap stabil, sejalan dengan makin meningkatnya pasokan komoditas tersebut dari sejumlah negara pengekspor.

Presiden Direktur PT Panca Mitra Multiperdana Martinus Soesilo mengemukakan saat ini udang jenis black tiger dijual dengan harga US$16 per kilogram, jenis vaname US$11/kg..

“’Harga sejak 2015 hingga 2017 stabil,” kata Martinus kepada pers saat dilakukan kunjungan ke pabrik PT Panca yang ada di Situbondo, Jawa Timur, Minggu (18/3/2018).

Dia mengemukakan harga udang di pasar dunia sempat volatil pada 2014, kemudian setelah India bersama Indonesia, Ekuador dan Vietnam terus meningkatkan ekspornya, harga udang beku menjadi stabil.

“Indonesia tadinya [sebagai negara eksportir yang ada di peringkat] 4 atau 5 dunia, sekarang menjadi nomor dua, setelah India,” kata Martinus.

Dia mengemukakan industri udang beku di dalam negeri berkembang sejalan dengan makin berambahnya pengusaha tambak udang.

“Sumatra [misalnya] seluruh pantai mulai [bermunculan] tambak [udang],” kata Martinus.

Sementara itu, PT Panca Mitra Multiperdana optimistis makin meningkatnya kebutuhan ekspor pasar udang beku dari negara maju.

“[Ke depan], kami optimistis semakin [tingginya kebutuhan akan pasokan udang beku dari] negara maju. Udang merupakan makanan fancy food,” Komisaris Utama Soesilo Soebardjo dalam kesempatan sama.

Dia mengemukakan pasar negara maju yang dibidik produsen udang beku adalah Amerika Serikat.

“Amerika berapa pun masih bisa di-absorb, [karena itu] prospek bisnis ini sangat menjanjikan,” kata Soesilo.

Tag : udang
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top