Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merasa Lelah Cari Kerja dengan Cara Biasa? Pakai Saja Aplikasi Ini

Kementerian Ketenagakerjaan mengapresiasi kehadiran portal dan aplikasi kerja yang memberikan kemudahan bagi para pemberi kerja (demand) dan pencari kerja (supply).
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  19:06 WIB
Ilustrasi - Pencari kerja memadati Indonesia Career Expo, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong , Tangerang Selatan, Jumat (8/9). - JIBI/Endang Muchtar
Ilustrasi - Pencari kerja memadati Indonesia Career Expo, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong , Tangerang Selatan, Jumat (8/9). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mengapresiasi kehadiran portal dan aplikasi kerja yang memberikan kemudahan bagi para pemberi kerja (demand) dan pencari kerja (supply).

Portal yang bernama Robs Jobs tersebut merupakan wadah pencari kerja lengkap dengan informasi kunci seperti gaji, ketrampilan khusus dan keahlian teknis guna terjadinya proses best matching.

"Kami apresiasi model portal dan aplikasi bagi pencari kerja dengan cara mudah, murah, cepat memanfaatkan teknologi informasi," kata Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemnaker Maruli A. Hasoloan dalam keterangan resmi, Rabu (7/3/2018).

Maruli menuturkan kehadiran Robs Jobs akan menambah persaingan dalam bursa lowongan kerja yang dimiliki oleh pemerintah. Persaingan bukan dalam secara negatif, melainkan persaingan secara komplimen atau substitusi komplimen. Jadi saling melengkapi.

"Kami di Kemnaker juga punya portal jobs yaitu info kerja. Keberadaan portal dan aplikasi lowonhan kerja bisa membantu para pencari kerja yang sering mencari pekerjaan lewat aplikasi online," tambahnya.

Maruli mengingatkan dalam pelayanan informasi kerja ini, terdapat regulasi baik kepada pencari pekerjaan, peminta pekerjaan maupun outsourcing. Demikian pula aturan kerja bagi penempatan tenaga kerja ke dalam maupun luar negeri.

"Pemerintah dalam hal ini sifatnya hanya membantu dunia usaha. Kami dukung semua pihak sebagai investor atau perusahaan yang create kesempatan kerja perlu kita dukung. Semoga memberikan kontribusi kepada negara,” katanya.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2017, secara nasional jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 128,06 juta orang, dengan penduduk yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang.

Adapun, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,50%, turun 0,11% dibandingkan dengan kondisi Agustus 2016 sebesar 5,61%. Namun, secara absolut terdapat kenaikan jumlah pada tahun 2016 sebanyak 7,03 juta orang, bertambah menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017.

Angka tingkat penganggur terbuka menjadi indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap pasar.

CEO Robs Jobs Rob Davies mengatakan aplikasi dan portal pencari kerja terbaru ini memiliki fitur terkini dan sebagai solusi bagi para pencari kerja di Indonesia yang selama ini sudah bersusah payah mencari pekerjaan tetapi tidak kunjung mendapatkan hasil.

"Aplikasi dan portal ini akan menguntungkan baik bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawan mereka dan menyederhanakan proses mendapatkan lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan dari segi pendidikan, ketrampilan atau geografi,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pencari kerja lowongan kerja Kemenaker
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top