Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fasilitas Kian Lengkap, Hunian di Tangsel Jadi Incaran

Rumah.com mencatat sda beberapa lokasi favorit yang menjadi buruan investor atau orang yang ingin bermukim di Tangsel. Beberapa diantaranya BSD City, Alam Sutera, Bintaro Jaya, dan belakangan disusul oleh Ciputat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Maret 2018  |  21:21 WIB

Bisnis.com,JAKARTA—Rumah.com mencatat sda beberapa lokasi favorit yang menjadi buruan investor atau orang yang ingin bermukim di Tangsel. Beberapa diantaranya BSD City, Alam Sutera, Bintaro Jaya, dan belakangan disusul oleh Ciputat.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan soal akses dan fasilitas publik, Tangerang Selatan boleh dibilang paling matang. Hampir seluruh kecamatannya tersentuh akses jalan tol maupun stasiun commuter line. Tangsel juga punya beberapa pusat perbelanjaan populer seperti Bintaro Jaya eXchange, AEON Mall, dan toko perlengkapan rumah IKEA.

Sejumlah sekolah dan rumah sakit bertaraf internasional juga mulai bercokol di sekitaran pusat bisnis Tangsel. Harga pasaran rumah di Tangerang Selatan kini juga terbilang cukup tinggi karena terus mengalami kenaikan harga yang signifikan setiap tahunnya. Tidak heran banyak pengembang tergiur membangun proyek perumahan baru di kawasan ini.

“Salah satu proyek infrastruktur yang bakal digandrungi warga Tangsel ialah tol JORR 2 dengan ruas Kuciran-Serpong sepanjang 11,19 km, Serpong-Cinere 10,14 km, dan Serpong-Balaraja 30km. Kehadiran tol baru ini selain dapat menambah akses jalan menuju Tangsel dan wilayah-wilayah satelit lainnya, juga sudah pasti akan meningkatkan nilai investasi di kawasan tersebut,” jelasnya dari riset tertulis dikutip Senin (5/3).

Namun merujuk pada data Rumah.com Property Index terakhir, pada kuartal IV/2017 pergerakan harga rumah tapak di Tangerang Selatan ternyata mengalami penurunan dibandingkan Q4 2016. Jika di Q4 2016 median harga rumah tapak di Tangsel mencapai Rp13,83 juta/meter persegi maka di Q4 2017 turun menjadi Rp13,75 juta/meter persegi.

Dan padahal di Q1 dan Q2 2017 median harga rumah tapak di Tangsel sempat menyentuh angka tertinggi di Rp14 juta/meter persegi. Terjadinya sedikit penurunan untuk median harga rumah tapak di Tangsel.

Menurut Ike, bisa dimaklumi mengingat di akhir tahun konsumen lebih bersikap menunggu perkembangan kebijakan pemerintah ke depan yang dapat memengaruhi pergerakan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

proyek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top