Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

28 Proyek Apartemen Hadir di Serpong

Konsultan properti mencatat, ada 28 proyek apartemen yang akan hadir di Serpong, Tangerang Selatan dan sekitarnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 05 Maret 2018  |  21:13 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,20 km di Jombang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,20 km di Jombang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Konsultan properti mencatat, ada 28 proyek apartemen yang akan hadir di Serpong, Tangerang Selatan dan sekitarnya.
Vice President Coldwell Banker Commercial Advisory Group Dani Indra Bharata mengatakan ada sekitar 28 proyek apartemen di kawasan Serpong dan sekitarnya. Khususnya, di Bumi Serpong Damai (BSD), Alam Sutera, dan Summarecon Serpong.
Dia pun memaparkan proyek apartemen dari setiap pengembang tersebut. Di kawasan Alam Sutera dan sekitarnya ada proyek sebagai berikut; The Lana, Paddington Height, One Velvet, Saumata, The Smith, Cambio, Silk Town, Pacific Garden, Kingland Avenue, dan Collins. Masih ada pula Yukata Suites dan Brooklyn di Alam Sutera.
"Masih ada Noble House atau Kent Tower di Alam Sutera, tetapi akhir tahun lalu ini masih on-hold," jelas Dani kepada Bisnis.com, Senin (5/3/2018).
Sementara di BSD, sejumlah proyek apartemen yang tercatat antara lain; Casa de Parco, Roseville, Marigold, B-Residences, Akasa, Amazana, Carstenz, Branz, Skyhouse, Serpong Garden, The Ayoma, dan Saveria. Total proyek apartemen di BSD ada 12 proyek.
Di Summarecon Serpong ada 4 proyek yakni; Rainbow Springs, Midtown Summarecon, Midtown Signature, dan Scientia Residences.
"Ini masih belum termasuk pembangunan ke arah Karawaci dan Tangerang," tutur Dani.
Dia meniliai banyaknya pengembang yang membuka proyek hunian vertikal atau apartemen di Serpong didorong oleh kondisi harga rumah di area perumahan sudah tinggi. Minimal harga bisa berada di atas Rp1 miliar. Hal ini mendorong peluang hunian alternatif dengan harga yang lebih rendah yaitu apartemen.
Selain itu, perkembangan area disana sangat pesat. Baik dari sisi penduduk kelas menengah atasnya maupun berbagai fasilitas dan perkembangan komersialnya.
Menurut Dani, harga apartemen kelas menengah atas juga sudah masuk dan menyasar investor maupun end user yang beraktivitas di sekitar Serpong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

proyek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top