Anak Usaha Pelni Genjot Bisnis Trading

PT Sarana Bandar Nasional atau Pelni Logistics bakal menggenjot lini usaha perdagangan atau trading tahun ini dengan target pendapatan tiga kali lipat dibandingan realisasi tahun lalu.
Rivki Maulana | 14 Februari 2018 18:23 WIB
Direktur Utama Pelni Logistics Suharyanto - Rivki Maulana

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Sarana Bandar Nasional atau Pelni Logistics bakal menggenjot lini usaha perdagangan atau trading tahun ini dengan target pendapatan tiga kali lipat dibandingan realisasi tahun lalu. Lini usaha ini juga bakal menjadi penopang target pendapatan perseroan secara keseluruhan.

Direktur Utama Pelni Logistics Suharyanto mengatakan target pendapatan dari bisnis trading tahun ini mencapai Rp271 miliar atau meningkat 510% dari pencapaian 2017 sebesar Rp44,36 miliar. Dia menambahkan lini usaha yang dirintis sejak 2015 itu mencatat perkembangan pesat.

Menurut Suharyanto potensi bisnis perdagangan terbilang menjanjikan karena setiap daerah memiliki komoditas unggulan yang bisa diperdagangkan.

Dia mencontohkan, komoditas hasil perikanan menjadi unggulan di Kawasan Timur Indonesia yang bisa dikirim ke Jawa. Sementara itu, dari Jawa, perseroan bisa menjual produk unggas yang sangat laku di KTI.

"Selama ini kami hanya jadi tukang pikul saja. Tapi sekarang kami sudah bisa menjual ayam di Manokwari dengan harga sama seperti di Surabaya," jelasnya kepada Bisnis.com di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Dia mengungkapkan, saat ini perseroan sudah mendapat permintaan produk perikanan dari sejumlah pabrik di Jawa.

Suharyanto menyebut salah satu pabrik berminat untuk membeli produk perikanan sebanyak 100 kontainer per bulan.

Sebelumnya Pelni Logistic juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah seperti Kabupaten Morotai, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Timika, dan Kabupaten Jayawijaya.

Selain potensi komoditas yang menjanjikan, lini usaha perdagangan menurut Suharyanto juga memiliki karakter perputaran uang yang cepat sehingga tidak mengganggu arus kas perseroan.

Oleh karena itu, dia optimistis target pendapatan dari trading bisa dipenuhi karena perseroan akan mengerahkan seluruh jaringan cabang.

Untuk menggenjot lini usaha perdagangan, Pelni Logistic akan menambah fasilitas gudang, cold storage, dan kontainer.

Suharyanto menyebutkan saat ini perseroan memiliki tiga gudang di Banyuwangi dan Jakarta. Ekspansi gudang akan dilakukan di Serui, Manokwari, Merauke, dan Sorong.

Pelni Logistic juga berencana menambah cold storage di Jayapura, Sorong, Serui, Morotai, Saumlaki, Ambon, dan Dobo.

Anak usaha PT Pelni (Persero) ini juga akan membeli 80 kontainer berpendingin (reefer container) dan mendapat tambahan 200 kontainer dari induk.

"Kami upayakan seluruh daerah Timur ada cold storage karena ini penting untuk trading perikanan," jelasnya.

Tag : logistik
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top