Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemberlakuan Larangan Cantrang Ditunda, Ini Isi Kesepakatan Menteri Susi dengan Nelayan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta nelayan untuk mematuhi kesepakatan yang telah dibuat terkait dengan penundaan pemberlakuan pelarangan penggunaan cantrang.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 17 Januari 2018  |  18:45 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada media tentang Refleksi 2017 dan Outlook 2018 Program Strategis KKP di kantor KKP, Jakarta, Kamis (11/1). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada media tentang Refleksi 2017 dan Outlook 2018 Program Strategis KKP di kantor KKP, Jakarta, Kamis (11/1). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta nelayan untuk mematuhi kesepakatan yang telah dibuat terkait dengan penundaan pemberlakuan pelarangan penggunaan cantrang.

“Keputusan tadi tolong dihormati. Saya tidak mau ada kapal cantrang ilegal, tidak punya ukuran, ukurannya mark down masih melaut, tidak boleh ada kapal tambahan lagi,” ujarnya yang berada di tengah demonstrasi nelayan cantrang di Monumen Nasional, Rabu (17/1/2018).

Dia juga membuka kesempatan nelayan yang ingin memperoleh bantuan permodalan. Mereka bisa mengajukan permohonan ke bupati setempat atau Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, lanjutnya, bantuan permodalan harus mengarah pada upaya untuk beralih alat tangkap lain.

"Kompromi ini tolong dipatuhi. [Nelayan] yang kredit macet akan dibantu tapi jangan bohong. Saya ingin Anda menguasai laut Indonesia bukan kapal ikan asing," katanya.

 

 

 

  

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nelayan Susi Pudjiastuti Cantrang
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top