Menkeu Sri Mulyani: Stadion GBK Punya Banyak Kenangan

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Stadion GBK memiliki banyak kenangan bagi generasi baby boomers, atau generasi yang lahir di era 1960-an. Pihaknya pun mengaku senang dengan progres revitalisasi proyek tersebut yang telah mencapai 96,62%.
Deandra Syarizka | 23 November 2017 12:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menyampaikan sambutan pada peluncuran laporan Triwulanan Perekonomian Indonesia edisi Oktober 2017 di Jakarta, selasa (3/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA-- Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono meninjau perkembangan proyek revitalisasi Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf serta Ketua Indonesia Asian Games Organizing Comitte Erick Thohir.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Stadion GBK memiliki banyak kenangan bagi generasi baby boomers, atau generasi yang lahir di era 1960-an. Pihaknya pun mengaku senang dengan progres revitalisasi proyek tersebut yang telah mencapai 96,62%.

Sebagian besar fasilitas seperti bangku penonton, lapangan sepak bola beserta rumputnya, sound system, telah selesai.

"Perkembangannya impresif. Saya dulu mahasiswa sering jogging di sekitar sini. Baby boomers punya memori yang sangat baik tentang GBK dulu," ujarnya di sela-sela kunjungan, Kamis (23/11/2017).

Menkeu juga memuji kualitas rumput yang digunakan. Bahkan, beberapa kali Menkeu sempat menendang bola untuk membuktikan kualitas rumput tersebut.

Tak mau kalah, Menteri Basoeki juga menyempatkan diri menendang bola ke arah gawang yang dijaga oleh salah satu staf Kementerian PUPR. Salah satu tendangannya pun berhasil membuahkan gol.

Pekerjaan penataan kawasan GBK dibagi menjadi dua paket, yakni paket Zona 1 dan Zona 2.

Untuk paket pekerjaan Zona 1 ditangani PT. Adhi Karya (Persero) dengan nilai kontrak Rp 253,8 miliar, antara lain pekerjaan lingkar stadion utama GBK, kolam resapan stadion utama GBK, softscape, mekanikal dan elektrikal, tembereng venue, teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan hardware, gedung penunjang, street furniture, jalan lingkar dalam, gerbang tiket, pagar, sistem tata suara kawasan, dan penataan venue.

Selanjutnya untuk paket pekerjaan Zona 2 ditangani PT. Waskita Karya (Persero), Tbk dengan nilai kontrak Rp 323 miliar.

Pekerjaan Zona 2 di antaranya terdiri dari penataan koridor, pedestrian parkir timur, kawasan parkir timur, ducting utilitas, tembereng antar venue (TAV) taman tropis dan taman anggrek, tembereng venue (TV) venue aquatic, istora, soft ball, softscape koridor, jalan lingkar dan tembereng, outdoor lighting , gedung dan bangunan penunjang, jalan lingkar dalam timur, jalan lingkar dalam tenggara, jalan lingkar dalam utara B, jalan antara mega sport dan JCC, pembangunan lapangan gateball dan hoki, gerbang kawasan, sistem elektrikal kawasan dan penerangan gerbang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
infrastruktur

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top