PERAYAAN 100 TAHUN: Menuju Inovasi Abad Kedua Panasonic Corporation

Mungkin Konosuke Matsushita dianggap terlalu ambisius oleh karyawannya saat mengungkapkan mimpinya untuk mempertahankan umur perusahaan hingga 250 tahun.
Achmad Aris | 28 Agustus 2017 22:44 WIB
Panasonic - ilustrasi

Mungkin Konosuke Matsushita dianggap terlalu ambisius oleh karyawannya saat mengungkapkan mimpinya untuk mempertahankan umur perusahaan hingga 250 tahun.

Oleh Konosuke, target 250 tahun itu kemudian dibagi ke dalam lima fase di mana masing-masing fase berdurasi 50 tahun dan setiap fasenya memiliki semangat rebound. Konosuke juga menginternalisasikan mimpi itu tak hanya menjadi mimpi Konosuke, tetapi mimpi semua stakeholder Panasonic Group. Internalisasi itu dikenal dengan DNA Panasonic.

Pada 5 Mei 1932, saat memperingati HUT ke-14 Panasonic Group, Konosuke membacakan sebuah President’s Declaration yang memuat tentang semangat dan ringkasan misi perusahaan. Sejak saat itu, President’s Declaration selalu dibacakan setiap perayaan HUT Panasonic Group.

“Tujuan utama produksi adalah merakit barang-barang berkualitas untuk kebutuhan sehari-hari dalam pasokan yang melimpah. Dengan demikian, memperkaya dan meningkatkan kualitas hidup setiap manusia adalah tujuan yang ingin saya persembahkan,” tegas Konosuke dalam President’s Declaration.

Per lahan tapi pasti, perusahaan elektronik yang dulu bernama Matsushita Electric itu menjelma menjadi korporasi raksasa di industri elektronik dan solusi teknologi di kancah global. Tak hanya elektronik rumah tangga, pada usianya yang akan genap 1 abad pada Maret 2018, Panasonic juga sudah merambah bisnis komponen elektronik otomotif, smart city, home living, dan business to business (B2B).

 

 

Per 31 Maret 2017, Panasonic tercatat mengoperasikan 495 anak perusahaan dan 91 perusahaan asosiasi di seluruh dunia. Tak tanggung-tanggung, penjualan bersih konsolidasian yang dibukukan mencapai 7.343 triliun yen.

Memasuki abad kedua atau fase ketiga, Panasonic menyatakan akan konsisten dengan misi dari pendirinya. Hal itu ditegaskan oleh tiga pejabat eksekutif Panasonic yakni Executive Officer Vice President Appliances Company Director, Consumer Marketing Division Panasonic Junichiro Kitagawa, Managing Executive Officer Panasonic Corporation Yukio Nakashima, dan Executive Officer of Panasonic Corporation, in Charge of Japan Domestic Market Akira Kono saat acara kick of perayaan 100 tahun Panasonic di Toronomon Hills, Tokyo, Jepang, Kamis (24/8).

Lebih dari 500 awak media dari Jepang dan Asia Pasifik, termasuk Bisnis, menjadi saksi semangat Panasonic untuk terus berubah pada abad berikutnya (change for the next 100th).

“Meski berubah, tapi filosofi kami tetap sama yakni a better life and a better future. Ini basic prinsip Panasonic, tak cuma consumer product tapi juga solusi teknologi,” ungkap Kitagawa.

Dia mengatakan, Panasonic memang tak memiliki target spesifik terkait produk apa yang akan dibuat pada masa depan, tetapi Panasonic selalu hadir untuk memberikan solusi teknologi atas persoalan yang berkembang di masyarakat. “50 tahun lalu, di Jepang mengalami masalah air, udara, energi, dan kualitas makanan. Lalu kami carikan teknologi untuk menjadi solusinya. Kami akan selalu mencari solusi teknologi untuk masalah yang dihadapi,” jelasnya.

Menurut Nakashima, Panasonic akan terus fokus pada pelanggan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik melalui penciptaan produk-produk yang sophisticated dan berteknologi tinggi. “Ada dua perubahan yang akan kami lakukan yaitu lebih dekat dengan pelanggan dan melakukan inovasi untuk memberikan nilai tambah serta inovasi teknologi dengan teknologi tinggi,” jelasnya.

Sebagai penanda, Panasonic tahun ini akan meluncurkan 13 produk baru berteknologi tinggi dalam rangka memperingati usia 100 tahun. Panasonic Group menyebut pemasaran 13 produk itu dengan slogan Creative Selection.

Ke-13 produk tersebut adalah rotisserie grill and smoke, bread bakery, refrigerator with prime fresh compartement, hire dryer, men's shaver, bagged vacuum cleaner, hypochlorous acid indoor antibacterial deodorizer, electric power assist bicycle, private theater TV atau tv portabel, hearing aid, AC, robotic vacuum cleaner, dan mesin cuci.

Tiga produk terakhir yakni AC, robotic vacuum cleaner, dan mesin cuci dapat dioperasikan melalui aplikasi telepon pintar. Sayangnya, 13 produk baru tersebut baru dipasarkan di Jepang. Namun, tak menutup kemungkinan beberapa produk akan dipasarkan juga di Indonesia.

Kono menjelaskan, ke-13 produk baru itu secara tampilan luar memang seperti produk-produk sejenis lainnya. Akan tetapi, lanjutnya, komponen di dalamnya telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. "Misalnya mesin cuci, diterjennya diinjeksi otomatis dan bisa dioperasikan melalui aplikasi smartphone, Jadi kapan pun dan dari mana saja, bisa mencuci baju," jelasnya.

100 TAHUN LALU

Kalau boleh menebak, sepertinya inovasi yang akan dilakukan oleh Panasonic Group tak akan jauh berbeda dengan inovasi dan evolusi produk yang telah terjadi selama 100 tahun lalu. Berawal dari satu produk soket lampu dupleks, kini Panasonic menciptakan lampu LED dengan soket bertenaga baterai sehingga lebih fleksibel.

Evolusi produk-produk Panasonic lainnya terekam secara apik dalam bangunan Konosuke Matsushita Museum yang berlokasi di 1006, Kadoma, Kadoma City, Osaka, Jepang. Sementara itu, inovasi bisnis Panasonic terekam apik dalam evolusi bisnis perusahaan.

Di lini solusi teknologi B2B, produk-produk Panasonic telah ditanamkan dalam pengoperasian stadion sepak bola Gamba Osaka di Osaka. Berbagai produk teknologi Panasonic yang disematkan di stadion berkapasitas 40.000 orang itu adalah layar LED raksasa berukuran 520 inch, solar system berkapasitas 504 kwh, sistem kontrol pencahayaan, sound system, AC RAC, sistem keamanan ITV, dan sistem panduan evakuasi.

Selain Gamba Osaka, sistem pencahayaan Panasonic juga diaplikasikan pada Tokyo Skytree yang merupakan salah satu icon baru Kota Tokyo. Dengan 1.995 lampu LED dan sistem kontrol LED yang dapat memanipulasi lampu dengan kecepatan tinggi, menara tertinggi di dunia itu tampak begitu indah saat mentari tenggelam. Tak sekadar indah, penggunaan teknologi LED juga mampu menghemat konsumsi daya hingga 43%. Padahal, pada saat Skytree dibangun, penggunaan teknologi LED belum banyak diadopsi dan masih terbatas. Akan tetapi, Panasonic sudah hadir dengan solusi tersebut.

Untuk solusi smart city, teknologi Panasonic hadir di Fujisawa Sustainable Smart Town (Fujisawa SST). Perumahan di Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang yang menempati lahan 19 hektare itu dilengkapi dengan produk teknologi tinggi yang ditujukan untuk memberikan keamanan lingkungan, ramah lingkungan, dan kebersamaan di antara penghuninya.

Selain di Indonesia, solusi smart city juga telah diaplikasikan Panasonic di China, Malaysia, dan Singapura. Adapun di Indonesia, smart city Panasonic akan hadir di kawasan Delta Mas dengan menggandeng PT Puradelta Lestari Tbk.

Tak hanya produk elektronik dan solusi teknologi, Panasonic juga hadir dalam produk home living. Sudah bisa ditebak, produk home living Panasonic adalah produk-produk yang dikombinasikan dengan teknologi tinggi. Misalnya design dapur. Panasonic memanfaatkan ruang yang sempit untuk membuat kitchen set yang multifungsi. Inovasi teknologi home living ini bisa dilihat di Panasonic Shiodome Showroom.

Khusus solusi teknologi, Panasonic juga sudah memiliki produk-produk yang akan dihadirkan pada masa yang akan datang. Produk-produk konsep tersebut bisa Anda lihat dan rasakan di Panasonic Center di Tokyo.

Bagi Anda yang penasaran tetapi tak sempat berkunjung ke Panasonic Centre Tokyo, cukup menonton film I.T. yang diperankan oleh Pierce Brosnan. Dalam konsep rumah masa depan itu, semua pekerjaan dilakukan oleh partner in life atau mitra kehidupan kita yang berupa mesin dan robot virtual. Semua perintah dikendalikan melalui suara.

Semoga, teknologi rumah konsep ini tak hanya terpajang di Panasonic Centre Tokyo, tapi benar-benar bisa diwujudkan di kehidupan masyarakat pada abad kedua usia Panasonic Corporation nanti. 

Tag : panasonic corp
Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top