Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DIVESTASI FREEPORT: Tim Independen Dibentuk Lagi

Pemerintah dan PT Freeport Indonesia akan menunjuk tim independen untuk menilai harga saham divestasi.
Tambang PT Freeport Indonesia di Papua./Bloomberg-Dadang Tri
Tambang PT Freeport Indonesia di Papua./Bloomberg-Dadang Tri

Nilai Harga Saham, Pemerintah dan Freeport Libatkan Tim Independen

 

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dan PT Freeport Indonesia akan menunjuk tim independen untuk menilai harga saham divestasi.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM M. Teguh Pamudji mengatakan, tim tersebut akan menghitung nilaih saham Freeport berdasarkan harga pasar wajar. Namun, tidak akan menghitung cadangan tambang di Grasberg.

"Nanti akan mengacu pada fair market value [nilai pasar yang wajar] dan ditunjuk independent valuator [tim independen]," katanya di kantor Kementerian ESDM, Rabu (26/7/2017).

Padahal, sejak dipimpin Sudirman Said, Kementerian ESDM telah membentuk tim independen untuk menghitung saham Freeport Indonesia.

Sebelumnya, dalam Peraturan Menteri ESDM No. 27/2013 tentang Tata Cara dan Penetapan Harga Divestasi Saham Serta Penanaman Modal di Bidang Pertambangan dan Batubara, penghitungan harga saham tersebut menggunakan mekanisme biaya penggatian atau replacement cost. Berdasarkan peraturan tersebut, harga divestasi adalah jumlah kumulatif biaya investasi yang dikeluarkan sejak tahap eksplorasi sampai tahun kewajiban divestasi saham dikurangi akumulasi penyusutan serta kewajiban keuangan.

Namun, melalui Permen ESDM No. 9/2017 sebagai revisi dari Permen ESDM No. 27/2013, skema tersebut diubah menjadi harga pasar wajar tanpa memperhitungkan nilai cadangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Lucky Leonard
Editor : Sepudin Zuhri

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper