Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyesuaian Batas PTKP: Sri Mulyani Sebut Belum Ada Pembahasan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah Pemerintah akan membahas mengenai rencana penyesuaian pendapatan tidak kena pajak (PTKP).
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 24 Juli 2017  |  16:25 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri rapat kerja dengan Komite IV dan tim anggaran DPD di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6). - Antara/M Agung Rajasa
Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri rapat kerja dengan Komite IV dan tim anggaran DPD di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah Pemerintah akan membahas mengenai rencana penyesuaian pendapatan tidak kena pajak (PTKP).

Sri Mulyani mengemukakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 akan tetap menjaga sisi pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, lanjutnya, penerimaan pajak maupun dari sisi keseimbangan belanja akan didesain untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"Itu tidak ada pembahasan mengenai itu dan itu belum ada apa-apa. Tidak ada apa-apa mengenai PTKP, tidak ada perubahan kebijakan PTKP," kata Menkeu, usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (24/7/2017).

Dia menambahkan, fokus Pemerintah untuk tahun anggaran 2018 adalah supaya para menteri tidak bekerja secara rutin sehingga perencanaan harus diperbaiki.

Pasalnya, Presiden mengingkan agar anggaran belanja bisa betul-betul dipakai secara efisien dan efektif.

"Karena beliau juga mengatakan bahwa setiap belanja itu berarti kalau kita mengambil pajak berarti kembali ke masyarakat sehingga bisa manfaatnya bisa dipakai oleh masyarakat."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkeu pendapatan sri mulyani
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top