Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Batu Bara untuk PLTU Capai 88,3 Juta Ton

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di diproyeksikan bakal menyerap 88,3 juta ton batu bara atau 81,83% dari total kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) tahun ini yang mencapai 107,9 juta ton.nn
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 27 Juni 2017  |  15:29 WIB
Kebutuhan Batu Bara untuk PLTU Capai 88,3 Juta Ton
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintasi sungai Mahakam, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 23/4). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di diproyeksikan bakal menyerap 88,3 juta ton batu bara atau 81,83% dari total kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) tahun ini yang mencapai 107,9 juta ton.

Adapun DMO tersebut naik 19,22% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebanyak 90,5 juta ton. Jumlah tersebut merupakan 26,13% dari rencana jumlah produksi batu bara tahun ini yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 2183 K/30/MEM/2017 yang dikutip Selasa (27/6/2017).

Selain untuk pembangkit listrik, batu bara dalam negeri juga akan dipasok untuk industri semen sebanyak 13,8 juta ton, pupuk 1,4 juta ton, tekstil 2,6 juta ton, kertas 959.000 ton, metalurgi 820.000 ton, dan briket 26.000 ton.

Dalam beleid tersebut, diatur DMO untuk 46 perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), satu badan usaha milik negara (BUMN), 11 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Penanaman modal Asing (PMA), dan perusahaan pemegang IUP yang diterbitkan pemerintah provinsi.

PKP2B akan bakal menyumbang 62,6 juta ton atau 58% dari total DMO yang ditetapkan. PT Kaltim Prima Coal menjadi perusahaan dengan DMO terbanyak mencapai 11 juta ton disusul PT Adaro Indonesia 9,9 juta ton, PT Arutmin Indonesia 9 juta ton, PT Kideco Jaya Agung 5,9 juta ton, dan PT Berau Coal sebanyak 4,9 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara pltu
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top