Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diduga Tak Dilashing, 4 Truk Tergelimpang di Atas KMP Pratitha IV

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan melakukan penyelidikan atas tergelimpangnya sejumlah truk saat dimuat di dalam KMP Prathita IV yang melayani rute Ketapang-Gilimanuk.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 01 Juni 2017  |  22:21 WIB
Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali - Antara
Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan melakukan penyelidikan atas tergelimpangnya sejumlah truk saat dimuat di dalam KMP Prathita IV yang melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Kamis (1/6/2017).

Penyelidikan tersebut dilakukan guna memastikan apakah terdapat kelalaian dari petugasnya di dalam proses lashing (pengikatan kendaraan) di atas kapal, yang mengakibatkan tergelimpangnya sejumlah armada di atas kapal itu saat dihempas ombak besar.

Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Kusnadi C. Wijaya mengatakan bahwa terkait dengan kejadian muatan terbalik, perseroa akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami memohon maaf atas kejadian yang terjadi hari ini. PT ASDP akan bertanggung jawab dan melakukan tindakan tegas jika terdapat kelalaian petugas, termasuk di dalamnya proses lashing di atas kapal," ujarnya.

Pihaknya pun berkomitmen akan terus meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jasa, agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali ke depannya.

"Bagi pengguna jasa yang mengalami kerusakan kendaraan, akan diproses lebih lanjut dengan pihak asuransi sesuai dengan ketentuan berlaku, yakni PT Jasa Raharja dan PT Jasa Raharja Putra," tuturnya.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Elvi Yoza mengakui bahwa telah terjadi muatan terbalik di KMP Prathita IV yang melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, pada Kamis (1/6).

Dia menerangkan pada Kamis (1/6) pukul 10.20 WIB, KMP Prathita IV bertolak dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk dengan membawa sejumlah muatan, diantaranya sepeda motor 12 unit, mobil jenis sedan satu unit, truk sedang empat unit, truk besar dua unit, dan truk tronton satu unit.

Adapun, untuk muatan penumpang pejalan kaki dua orang, dan penumpang di atas kendaraan berjumlah 25 orang.

Menurutnya, sekitar pukul 10.40 WIB terjadi angin kencang dari tenggara dan ombak besar serta arus kuat ke selatan, sehingga kapal terkena ombak pada bagian lambung kanan.

"Lalu, kapal terombang-ambing sekitar 15 menit, yang mengakibatkan muatan terbalik dan rusak," ungkap Elvi.

Namun demikian, pada pukul 10.55 WIB cuaca kembali normal, dan pada pukul 11.15 WIB KMP Pratitha IV berhasil sandar di dermaga I Pelabuhan Gilimanuk.

Muatan yang terbalik di atas KMP Prathita IV dan mengalami kerusakan yakni satu sepeda motor, satu sedan, tiga truk sedang, dan satu truk tronton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan gilimanuk pt asdp indonesia ferry
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top