Forwarder Apresiasi Percepatan Deteksi Barang di Priok

PPJK di Pelabuhan Tanjung Priok mengapresiasi percepatan pemeriksaan barang.
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 30 Mei 2017  |  13:01 WIB
Forwarder Apresiasi Percepatan Deteksi Barang di Priok
Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok Fajar Doni (kiri) didampingi asosiasi pelaku usaha pelabuhan Priok saat meninjau fasilitas customs and excise laboratory, di Kantor KPU Bea & Cukai Tanjung Priok, Jakarta. - Bisnis.com/Akhmad Mabrori

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha forwarder dan jasa transportasi dan kepabeanan (PPJK) di Pelabuhan Tanjung Priok mengapresiasi percepatan pemeriksaan barang menyusul telah dioperasikannya fasilitas laboratorium deteksi barang di kantor Bea dan Cukai Pelabuhan setempat.

Ketua Forum PPJK Pelabuhan Tanjung Priok, M. Qadar Jafar, mengatakan sebelumnya untuk kegiatan deteksi barang—yang berkaitan dengan penentuan jika terjadi perbedaan penyampaian nomor harmony system (HS) code—memakan waktu lama, namun kini lebih cepat.

"Dengan adanya laboratorium untuk mendeteksi barang impor itu, importir sekarang juga tak bisa main-main lagi dengan memanipulasi nomor HS," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta pada Selasa (30/5/2017).

Qadar berharap fasilitas laboratorium seperti itu tidak hanya disiapkan di Pelabuhan Priok, tetapi juga dapat disediakan Bea dan Cukai di pelabuhan utama lainnya yang melayani kegiatan ekspor impor seperti pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Makassar, dan Belawan Medan.

Pada akhir pekan lalu, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok menyiapkan fasilitas Customs and Excise Laboratory (CEL), untuk kegiatan deteksi barang ekspor maupun impor.

Kepala KPU Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok Fajar Doni mengatakan laboratorium ini untuk mendeteksi secara akurat item barang ekspor impor dengan dokumen yang diajukannya, sehingga mempercepat dan memudahkan dalam menetapkan HS code.

"Sebelumnya deteksi barang mesti dikirim ke kantor pusat Bea Cukai melalui balai pengujian dan identifikasi barang," ujarnya.

Fajar mengatakan di Pelabuhan Priok terdapat 600-an item barang yang diperiksa di laboratorium Bea Cukai tersebut. "Laboratorium itu untuk percepatan arus barang, karena pemeriksaan hanya perlu waktu singkat, hanya dalam hitungan menit," kata Fajar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tanjung priok, Bea Cukai

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top