Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI GLOBAL: Teror di London, AS Terus Godok RUU Kesehatan

Sejumlah peristiwa terjadi di sejumlah negara yang ikut mempengaruhi pasar
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 23 Maret 2017  |  07:41 WIB
Petugas menyisir tempat kejadian peristiwa teror London. - .Reuters
Petugas menyisir tempat kejadian peristiwa teror London. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA- Sejumlah peristiwa terjadi di sejumlah negara yang ikut mempengaruhi pasar.

TEROR LONDON

Terjadi serangan yang diduga teroris di London, Inggris telah menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 20 lainnya pada Rabu (22/3/2017).

Teror, Rabu sore waktu setempat menunjukkan aksi brutal sebuah mobil menabrak para pejalan kaki di sekitar Jembatan Westminster, London.

Bersamaan dengan itu di dekat gedung parlemen Inggris, seorang penyerang menikam hingga tewas satu petugas kepolisian di dekat gedung parlemen Inggris di London.

Sang pelaku juga berhasil ditembak mati aparat kepolisisan lainnya setelah mencoba memaksa memasuki halaman gedung.

Dua korban lainnya yang kehilangan nyawa adalah pejalan kaki yang ditabrak mobil tersebut di Jembatan Westminster, yang berada persis di sebelah kanan gedung parlemen (Antara).

RUU KESEHATAN AS DIGODOK

Anggota parlemen dan pejabat pemerintah Trump sedang membahas revisi RUU Kesehatan, antara lain terkait premi asuransi kesehatan terkait cakupan rawat inap, kunjungan dokter, obat resep dan perawatan kesehatan.

"Rencana untuk mencabut manfaat kesehatan hampir pasti tidak diperbolehkan di bawah aturan rekonsiliasi Senat,"  kata Juru Bicara Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer seperti dikutip Bloomberg, Kamis (23/3/2017).

Trump bertemu dengan hampir selusin anggota parlemen Republik Rabu pagi terkait kekhawatiran tentang undang-undang (Bloomberg).

Sebelumnya  Presiden Trump mengatakan kepada kongres Republik jika RUU healthcare tidak disetujui, akan berujung pada permasalahan politik. (Reuters)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sentimen pasar
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top