Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

33 Pengusaha Asal Oman Kunjungi Kantor BKPM

Minat investasi negara-negara Timur Tengah mulai bermunculan. Setelah kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi, kini giliran 33 pengusaha berasal dari Oman yang berkunjung ke Indonesia untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 08 Maret 2017  |  18:41 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong - Antara/Nyoman Budhiana
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong - Antara/Nyoman Budhiana

Bisnis.com ,JAKARTA - Sebanyak 33 pengusaha yang berasal dari Oman yang berkunjung ke Indonesia  menjajaki peluang investasi di Indonesia. Pengusaha yang bergerak di berbagai bidang usaha tersebut melakukan kunjungan ke BKPM

Mereka juga dipertemukan dengan kurang lebih 50 pengusaha yang merupakan anggota Kadin Indonesia dalam Business Forum Indonesia-Oman yang digelar di BKPM, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong menyampaikan  kunjungan delegasi investasi asal Oman tersebut terdiri dari beberapa sektor utama yakni sektor konstruksi, ekspor-impor, properti, manufaktur, pertambangan, logistik, pariwisata, sektor teknologi informasi, serta perbankan.

“Kunjungan delegasi Oman ini menunjukkan bahwa minat berinvestasi dari negara Timur Tengah ke Indonesia mulai muncul. Kami akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti Kadin maupun Kementerian Luar Negeri untuk menangkap minat investasi tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (8/3).

Menurut Thomas, upaya untuk menarik investasi dari Oman ke Indonesia membutuhkan pendekatan secara regional dengan melihat sebagai negara GCC (Gulf Cooperation Council). “Memang sebagai negara tersendiri masih sangat kecil, tapi harus dilihat sebagai satu kesatuan di GCC. Demikian halnya yang berpendapat investasi Perancis kok kecil, investasi Italia kok kecil, harus dilihat dalam suatu kawasan European Union. Ini yang sedang coba dilakukan juga dengan negara-negara GCC jadi satu pendekatannya,” jelasnya.

Dari data BKPM realisasi investasi dari Oman pada tahun 2010-2016 tercatat sebesar USD 211 ribu atau berada di peringkat 101. Investasi tersebut dilakukan di dua sektor utama yakni sektor tanaman pangan dan perkebunan dan listrik, gas, dan air. Sementara dari data FDI Market belanja modal Oman banyak dilakukan di negara-negara seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, Saudi Arabia dan Inggris.

Hadir dalam kegiatan Business Forum Indonesia-Oman tersebut Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, Duta Besar Oman untuk Indonesia Nazar Said, Advisor Ekonomi dari Public Authority for Investment Promotion and Export Development (ITHRAA) serta Ketua Umum Oman Chamber of Commerce and Industry (OCCI).

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Kepala BKPM untuk menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan penanaman modal di Indonesia. Di antaranya terkait peringkat kemudahan berusaha yang terus meningkat selama lima tahun terakhir dari posisi 129 di tahun survei EoDB 2013 menjadi 91 dalam survei EoDB 2017. “Indonesia terbukti sebagai negara yang stabil, aman dan juga tengah fokus melakukan berbagai reformasi,” papar Tom.

Porsi investasi Indonesia periode 2012-2016 banyak di dominasi oleh sektor manufaktur dengan kontribusi mencapai 48%. Promosi investasi menjadi penting mengingat tahun ini, Pemerintah menargetkan realisasi investasi yang masuk dari domestik dan asing dapat mencapai Rp 678,8 triliun. Sedangkan tahun depan, pemerintah kembali menargetkan kenaikan realisasi investasi menjadi Rp 863 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm investasi asing Oman
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top