Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MK Hapus PPN Bahan Pokok, Hanura Harapkan Daya Beli Masyarakat Meningkat

Keputusan MK menghapus PPN bahqn pokok diharapkan dapat meningkatkan daya beoi masyarakat
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 01 Maret 2017  |  05:29 WIB
MK Hapus PPN Bahan Pokok, Hanura Harapkan Daya Beli Masyarakat Meningkat
Penjual melayani pembeli telur di pasar Pabean Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/5). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Keputusan Mahkamah Konstitusi menghapus penjelasan jenis bahan kebutuhan pokok yang diberi penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) dinilai akan menguntungkan petani dan masyarakat. 

Rufinus Hotmaulana Hutauruk, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura menilai keputusan MK ini akan menguntungkan petani dan masyarakat nelayan di Indonesia. Pasalnya harga produk yang selama ini dipasarkan lebih mahal akan dibebaskan dari pengenaan PPN. 

Meski begitu, ia juga mengingatkan ekses kebijakan ini jangan sampai ditunggangi oleh para pemburu rente. Rufinus mengatakan saat ini banyak mafia bergentayangan menjadi penunggak gelap kebijakan. 

"Pemerintah harus melihat bagaimana ekonomi berjalan [meski PPN Bahan Pokok dihapuskan] dengan baik dan bersih dari mafia yang ada," katanya di Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Untuk itu, dia berharap, pemerintah memperkuat pengawasan agar membuat produk dalam negeri dapat bersaing. Rufinus mengatakan jangan sampai kebijakan pembebasan PPN ini dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk melakukan impor bahan pokok dalam jumlah besar dengan dalih stok dalam negeri kosong. 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak pertambahan nilai
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top