Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2019 Jalan Trans Papua Tersambung 4.330 Km

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan jalan trans Papua yang tersambung hingga 2019 mencapai 4.330 kilometer.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Januari 2017  |  21:05 WIB
2019 Jalan Trans Papua Tersambung 4.330 Km
Prajurit Satgas Pembangunan Jalan Trans Papua Denzipur 12/OHH Nabire dan Denzipur 13/PPA Sorong Zeni TNI AD (POP 1) mengoperasikan alat berat untuk mendorong truk menaiki tanjakan dalam pembangunan jalan di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (23/3/2016). - Antara/Sigid Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan jalan trans Papua yang tersambung hingga 2019 mencapai 4.330 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan sepanjang 2016 terdapat penambahan jalan baru sepanjang 231,27 Km sehingga keseluruhan panjang jalan trans Papua yang telah tersambung mencapai 3.851 kilometer (Km)

"Untuk wilayah Papua, panjang jalan yang sudah tersambung 2.792,27 Km dan untuk Papua Barat 1.058,76 Km," ujarnya, Kamis (26/1).

Pembangunan jalan trans Papua pada tahun ini ditargetkan dapat mencapai 87% atau dapat menambah jalan baru sepanjang 143,35 Km.

Basoeki menargetkan panjang jalan trans Papua hingga akhir tahun ini menjadi 3.864,67 Km.

Pembangunan infrastruktur terus dilakukan mulai dari jalan menembus hutan hingga Jembatan.

Saat ini, fokus pembangunan yang dilakukan pemerintah adalah untuk menghubungkan Wamena dan Mamugu sepanjang 278,6 Km.

"Semua dibangun, cuma prioritaskan lagi ke Wamenanya yang dari Mamug," kata Basoeki.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trans papua
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top