Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Cara Kemenaker Tekan Tenaga Kerja Asing

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja bangsa Indonesia sendiri melalui pemberian sertifikasi profesi. Cara itu diklaim dapat menekan keberadaan TKA.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 19 Januari 2017  |  22:42 WIB
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri - Antara
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja bangsa Indonesia sendiri melalui pemberian sertifikasi profesi. Cara itu diklaim dapat menekan keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di Tanah Air.

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan sertifikasi dapat dipakai untuk menjadi instrumen untuk menekan jumlah TKA.

"Sertifikasi kompetensi dapat digunakan sebagai instrumen untuk mengurangi jumlah tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis (19/1/2017).

Menurutnya, agar strategi peningkatan kompetensi berjalan efektif, pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus mengedepankan kualitas, bukan kuantitas kuantitas yang miskin kualitas dan identitas.

"Pengembangan SDM melalui pendidikan atau pelatihan kejuruan, seharusnya tidak hanya mengejar target kuantitatif yang miskin kualitas dan identitas melainkan difokuskan pada daya saing," tuturnya.

Selain itu, agar SDM Indonesia dapat bersaing dengan TKA diperlukan standar kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional.

"Untuk memenuhi permintaan dari industri baik di tingkat domestik dan global, memerlukan standar kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional sehingga sdm Indonesia bisa bersaing dengan tenaga kerja asing," lanjutnya.

Namun, Menaker mengingatkan pemerintah tidak bisa melakukan hal tersebut sendirian, melainkan perlu campur tangan dunia usaha. "Strategi ini tidak akan efektif jika hanya dilakukan pemerintah. Peran industri diperlukan untuk menerapkannya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja tka
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top