Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UANG NKRI: Bisa Jadi Ini Sebabnya Dituding Memuat Gambar Palu Arit

Peluncuran uang Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun emisi 2016 sempat menimbulkan serangan berupa kritik yang tersebar di media sosial.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Januari 2017  |  10:42 WIB
UANG NKRI: Bisa Jadi Ini Sebabnya Dituding Memuat Gambar Palu Arit
Ilustrasi: Sejumlah pelajar memperhatikan keaslian uang NKRI saat mengikuti sosialisasi uang NKRI di Bank Indonesia, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (12/1/2017). - Antara/Oky Lukmansyah
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR - Peluncuran uang Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun emisi 2016 sempat menimbulkan serangan berupa kritik yang tersebar di media sosial. 

Seranngan tersebut di antaranya soal rancangan yang mirip mata uang China Yuan, pahlawan wanita tak berkerudung, hingga tudingan uang NKRI memuat gambar palu arit.

Ihwal munculnya tudingan pemuatan lambang palu arit di uang NKRI, nampaknya teknik pengamanan uang dari kemungkinan pemalsuan bisa menjelaskan duduk perkaranya.

Bank Indonesia mengatakan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun emisi 2016 dilengkapi unsur pengaman yang canggih untuk menghindarkan upaya pemalsuan.

"Unsur pengamanan dapat memudahkan masyarakat dalam mengenali keaslian uang dengan menerapkan 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana di Denpasar, Minggu.

Menurut dia, unsur pengaman itu di antaranya cetakan terasa kasar jika diraba, gambar tersembunyi, gambar saling isi atau rectoverso dan tinta berubah warna.

Selain itu juga adanya benang pengaman, gambar raster, mikroteks dan anticopy.

Causa lebih lanjut menjelaskan gambar rectoverso dicetak dengan teknik khusus sehingga terpecah menjadi dua bagian di sisi depan dan belakang lembar uang dan hanya bisa dilihat utuh bisa diterawang.

Dia mengatakan rectoverso itu umum digunakan sebagai salah satu unsur pengaman berbagai mata uang di dunia karena teknik itu sulit dibuat dan memerlukan alat cetak khusus.

"Rectoverso telah digunakan sebagai unsur pengaman Rupiah sejak tahun 1990-an sedangkan logo BI telah digunakan sebagai rectoverso sejak tahun 2000," imbuh Causa.

Logo BI pada uang baru itu juga menggunakan teknik saling isi atau rectoverso yang dipotong secara diagonal sehingga membentuk ornamen tidak beraturan. Hal tersebut, ucap pria yang akrab disapa Pak CIK itu, menegaskan kembali bahwa uang Rupiah tidak memuat simbol palu arit seperti yang dipersepsikan oleh sebagian pihak, namun merupakan gambar saling isi.

Uang rupiah tahun emisi 2016 memiliki desain utama gambar pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa pahlawan nasional Indonesia.

Selain itu uang Rupiah kertas mencantumkan gambar tari nusantara dan pemandangan alam untuk lebih memperkenalkan keragaman seni budaya dan kekayaan alam Indonesia.

Bali mendapat kehormatan karena pahlawan nasional Mr I Gusti Ketut Pudja diabadikan sebagai gambar dalam pecahan uang logam Rp1.000.

Pahlawan nasional dari Bali yakni I Gusti Ngurah Rai juga terdapat pada tanda air di uang kertas pecahan Rp50.000 terbaru dan gambar tari legong, burung jalak bali dan bunga jepun terdapat juga di uang kertas pecahan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top