Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UI Bentuk Pusat Riset Terpadu Panas Bumi

Universitas Indonesia (UI) membentuk Pusat Riset Terpadu Panas Bumi guna mendorong pemanfaatan energi tersebut di Indonesia.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  16:47 WIB
Universitas Indonesia - Antara
Universitas Indonesia - Antara

Bisnis.com, DEPOK - Universitas Indonesia (UI) membentuk Pusat Riset Terpadu Panas Bumi guna mendorong pemanfaatan energi tersebut di Indonesia.

Ketua Program Magister Eksplorasi Geotermal Universitas Indonesia, Yunus Daud mengatakan, pembentukan pusat riset tersebut melibatkan para pakar lintas fakultas, praktisi dan sektor swasta untuk mendorong pemanfaatan energi panasbumi di Tanah Air.

"Banyak pihak yang kami libatkan seeprti Fakultas MIPA, Teknik, Ekonomi dan Bisnis serta rumpun ilmu sosial lainnya," ujarnya di kampus UI, Depok, Selasa (25/10/2016).

Menurutnya, berbagai aktivitas riset eksplorasi dan produksi telah berlangsung lama dilakukan di lingkungan UI, meskipun masih berjalan sesuai rumpun keilmuan masing-masing fakultas.

Sebagai langkah awal kerja terpadu lintas bidang ini, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat bersama Program Magister Geothermal UI menggelar workshop internasional bertajuk Mengurangi risiko bisnis panasbumi dengan mempercanggih teknologi yang sudah ada di gedung Balairung Universitas Indonesia.

Dia menambahkan, pihak UI serius dalam mendorong target pemerintah mencapai penyediaan daya listrik 35.000 megawatt yang mayoritas akan bersumber dari energi baru terbarukan panas bumi.

Pada kesempatan yang sama, pendiri institut panas bumi Universitas Auckland Selandia Baru, Manfred P Hochstein menyayangkan jika Indonesia tidak segera mengoptimalkan potensi energi panasbumi.

Menurutnya, Indonesia memiliki sumberdaya alam, sumberdaya manusia yang mampu mengoptimalkan energi panasbumi. 

"Indonesia Hanya butuh keseriusan, kebijakan politik dan koordinasi serta kerjasama di antara para stake holder itu sendiri," paparnya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panas bumi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top