Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

12 Koperasi Syariah Muhammadiyah di Pekalongan Merger

Sebanyak 12 koperasi syariah Muhammadiyah berbasis Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) memutuskan untuk merger dengan nama BTM Pekalongan.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 21 Oktober 2016  |  11:20 WIB
Gedung BTM. - .
Gedung BTM. - .

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 12 koperasi syariah Muhammadiyah berbasis Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) memutuskan untuk merger dengan nama BTM Pekalongan. Dengan merger ini, Muhammadiyah mengkonsolidasikan aset BTM secara keseluruhan senilai Rp173 Miliar.

Beberapa hari lalu, BTM Pekalongan telah menerima badan hukum koperasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.

General Manager BTM Pekalongan, Achmad Suud mengatakan merger koperasi syariah selama ini masih langka dilakukan karena sejumlah kendala diantaranya banyak perdebatan internal dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) saat akan merger.

Selain itu, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan konsolidasi aset dan integrasi sistem teknologi informasi dari masing-masing koperasi.

"BTM Pekalongan kini sudah bisa beroperasi secara maksimal dalam melayani kebutuhan para anggota maupun calon anggota," ujarnya, Jumat (21/10/2016).

Ke-12 koperasi syariah yang merger itu a.l.Koperasi Jasa Keuangan Syariah Wiradesa, Talun, Wedung Wuni, Kesesi, Bojong, Bligo, Serabi, Wono Pringgo, Doro, Lebak Barang, Kabupaten Pekalongan.

Setelah merger, nama koperasi berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS BTM Pekalongan) dengan total anggota saat ini sebanyak 167.000 anggota.

"Mudah-mudahan merger koperasi ini bisa menjadi inspirasi untuk koperasi-koperasi di luar Pekalongan, sehingga kekuatan koperasi syariah di Muhammadiyah semakin kuat dalam menjawab dinamika bisnis pengembangan usaha mikro kecil dan menengah," kata Agus Yuliawan, anggota bidang sosialisasi dan komunikasi Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

koperasi syariah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top