Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pupuk Berimbang Diklaim Kerek Produktivitas Pertanian

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan program penggunaan pupuk berimbang yang diperkenalkan oleh perseroan telah meningkatkan produktivitas hasil pertanian dari 5,8 ton menjadi 6,6 ton per hektare.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 06 September 2016  |  20:15 WIB
Petani Tebarkan Pupuk - Antara
Petani Tebarkan Pupuk - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan program penggunaan pupuk berimbang yang diperkenalkan oleh perseroan telah meningkatkan produktivitas hasil pertanian dari 5,8 ton menjadi 6,6 ton per hektare.

Program yang oleh perusahaan dinamakan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) itu telah dirintis sejak 2011.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Koeshartono mengatakan perusahaan telah mengelola 1,38 juta ha untuk program GP3K yang dijalankan oleh tiap anak perusahaan.

"Dari luas lahan itu, 77% di antaranya telah ditanami dan 64% telah dipanen," katanya dalam siaran pers tentang kegiatan Panen Raya GP3K di Desa Karang Rejo, Metro Utara, Lampung, Selasa (6/9/2016).

Adapun di Kota Metro, luas sentra persawahan yang ikut dalam program itu mencakup 105,5 ha yang ditanami padi ciherang. Koeshartono menyebut saat ini sudah 12 desa di Kota Metro yang bergabung dalam GP3K dengan jumlah peserta sebanyak 289 petani.

“Kami berharap adanya peningkatan hasil panen dalam program ini akan memicu kelompok tani lainnya tertarik menjadi peserta GP3K,” ujar Koeshartono.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian pupuk
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top