Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pakai Garuda, 355 Jemaah Haji Kloter 1 dari NTB Berangkat ke Jeddah

Pemerintah memberangkatkan 355 jemaah calon haji pada kelompok terbang 1 dari Bandara Internasional Lombok Nusa Tenggara Barat ke Jeddah dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Jemaah haji Indonesia menaiki pesawat Garuda Indonesia./Ilustrasi
Jemaah haji Indonesia menaiki pesawat Garuda Indonesia./Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memberangkatkan 355 jemaah calon haji pada kelompok terbang 1 dari Bandara Internasional Lombok Nusa Tenggara Barat ke Jeddah dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub Agoes Soebagio mengatakan calon haji kloter pertama yang berasal dari Lombok Tengah ini sudah berada di Asrama Haji Lombok pada Senin (22/8/2016).

“Pelepasan jamaah kloter pertama dilakukan oleh wakil gubernur Nusa Tenggara Barat. Dari total 355 calon jamaah haji kloter pertama tersebut, hanya satu jamaah yang gagal berangkat dikarenakan sakit,” katanya dalam siaran pers, Selasa (23/8).

Agoes menambahkan Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan para instansi yang terlibat, seperti Kementerian Agama, Angkasa Pura I dan PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) agar kegiatan haji dapat berjalan lancar.

Pada tahun ini, Embarkasi Lombok akan memberangkatkan 3.596 calon jamaah haji yang terbagi dalam 11 kloter. Adapun, keberangkatan kloter ke-11 dari embarkasi Lombok bakal digabung dengan calon jamaah haji dari Embarkasi Makassar kloter ke-27.

I Gusti Ngurah Ardita, General Manager Bandara Internasional Lombok Angkasa Pura I mengungkapkan operator bandara telah melakukan berbagai upaya guna melancarkan keberangkatan haji pada tahun ini.

“Untuk mencegah penumpukan di terminal, kami fungsikan wisma haji sebagai terminal dengan menempatkan dua unit x-ray, metal detektor, dan petugas. Nantinya, para jemaah akan menggunakan bus, dan langsung masuk pesawat,” ujarnya

Selain itu, Ardita juga mengaku menaikkan kapasitas bandara dari kategori 7 menjadi kategori 8. Dengan kata lain, Bandara Lombok kini dapat mengoperasikan pesawat yang lebih besar. Adapun, Angkasa Pura I akan menambah fasilitas dan SDM jika diperlukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper