Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rabu 1 Juni, Pasar Soroti Berita Ini

Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan dalam perdagangan hari ini, Rabu (25/5/2016), pasar menyoroti sejumlah berita dari dalam dan luar negeri
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 01 Juni 2016  |  07:05 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan dalam perdagangan hari ini, Rabu (25/5/2016), pasar menyoroti sejumlah berita dari dalam dan luar negeri.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (25/5/2016) mengatakan berita yang disorot pasar adalah:

Berita global

  • Consumer Confidence Index AS turun ke 92,6 dari 94,2 di Mei 2016. (Bloomberg)
  • Tingkat pengangguran Zona Euro tetap di 10,2% di April 2016. (Bloomberg)
  • Estimasi inflasi Zona Euro naik ke -0,1% YoY dari -0,2% YoY di Mei 2016. (Bloomberg)

Berita domestik

  • Uang beredar di April 2016 M1 naik pertumbuhannya dari 11,2% YoY ke 13,5% YoY sementara M2 turun ke 7,1% YoY dari 7,4% YoY. (Bloomberg)
  • BI melaporkan kredit perbankan April 2016 hanya tumbuh sebesar 7,7% YoY atau melambat dibandingkan Maret 2016 yang 8,4% YoY. (Antara)
  • Pada kuartal I/2016, pertumbuhan industri makanan dan minuman sebesar 7,55% YoY atau lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun 2015 yang mencapai 7,54% YoY. (Kompas)
  • Kementerian Pertanian mengungkapkan, ada kurang lebih 13.000 ton beras asal Myanmar yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak yang diimpor oleh Bulog. (Kompas)
  • Pemerintah akan mengimpor bawang merah guna mengendalikan kenaikan harga. Namun, impor itu hanya untuk bibit bawang merah. (Detik)
  • Pemerintah tetap mematok RAPBN-P 2016 dengan mengerek defisit anggaran dari 2,1% menjadi sebesar 2,5% dari PDB. Draf akan bawa ke rapat paripurna DPR, Kamis. (Bisnis Indonesia)
  • BPS memperkirakan, besaran inflasi pada bulan Juni dan Juli akan mengalami sedikit peningkatan ke atas 0,5% YoY. (Detik)
  • Pemerintah akan membentuk empat gugus tugas untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan belasan paket kebijakan ekonomi. (Investor Daily)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

soroti berita (28/1)
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top