Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Obat JKN Harus Pertimbangkan Pertumbuhan Industri

HPS yang ditetapkan dalam lelang obat program Jaminan Kesehatan Nasional diharapkan dapat lebih memperhatikan komponen pertumbuhan industri.
Shahnaz Yusuf
Shahnaz Yusuf - Bisnis.com 21 April 2016  |  22:49 WIB
Ilustrasi obat-obatan - Boldsky.com
Ilustrasi obat-obatan - Boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga perkiraan sendiri (HPS) yang ditetapkan dalam lelang obat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diharapkan dapat lebih memperhatikan komponen pertumbuhan industri.

Hasbullah Thabrany, Ketua Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), mengatakan jika pemerintah menetapkan harga yang rendah, industri akan kesulitan dalam mengembangkan jenis obat-obatan.

“Komponen pertumbuhan ini harus benar-benar dipertimbangkan. Kalau tidak, kita akan menghadapi masalah atas akses obat baru,” ujarnya, Kamis (21/4/2016).

Dia menjelaskan penetapan HPS yang acap kali sangat murah menjadi persoalan di kalangan pelaku industri.

Menurutnya, pemerintah juga harus berpikir panjang untuk ketersediaan obat dalam jangka panjang.

“Apa industri bisa mengembangkan obatnya atau tidak? Padahal kebutuhan akan jenis obat baru ke depannya akan sangat besar,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat jkn
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top