Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

30 Petani Swadaya di Riau Kejar Sertifikasi ISPO

Sebanyak 30 petani swadaya di Desa Trimuljaya Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau mengikuti pelatihan agar bisa mengantongi sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) yang pertama di Indonesia.
Asep Dadan Muhanda
Asep Dadan Muhanda - Bisnis.com 30 Maret 2016  |  10:59 WIB
30 Petani Swadaya di Riau Kejar Sertifikasi ISPO
Kelompok Petani Swadaya Amanah di Riau. - bisnis
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU—Sebanyak 30 petani swadaya di Desa Trimuljaya Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau mengikuti pelatihan agar bisa mengantongi sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) yang pertama di Indonesia.

Para petani tersebut tergabung dalam Asosiasi Petani Sawit Swadaya Amanah yang beranggotakan 500 orang.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Amanah Narno mengatakan para petani bersemangat mengikuti tahapan pelatihan agar bisa mengantongi sertifikat ISPO sehingga bisa meningkatkan daya saing para petani karena sawit yang dihasilkan sudah sesuai standar di pasar internasional.

"Jika lolos sertifikasi ISPO, kami siap menjadi tempat pelatihan bagi petani-petani lainnya yang ingin mendapatkan sertifikat ini," ujarnya Selasa (30/3). 

Para petani yang merupakan binaan Asian Agri Gorup tersebut mengikuti pelatihan seputar standar ISPO selama 3 bulan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Riau yang dimulai pada 29  Maret 2016. Pelatihan ini juga didukung oleh Kementrian Pertanian dan the United Nations Development Program (UNDP).

Kepala Bidang Perkebunan dan Pertanian Dinas Perkebunan Pelalawan Rudianto mengatakan bahwa Asosiasi Petani Sawit Swadaya Amanah bisa menjadi pilot project atau percontohan bagi  kelompok tani swadaya lainnya yang hendak meraih sertifikasi ISPO.

Adapun Head CSR Asian Agri Rahmen mengatakan hingga kini, kelompok usaha nya sudah membina sebanyak 600-an petani dengan luas lahan sebesar 18.601 ha yang tersebar di Sumut, Riau dan Jambi.

Rahmen mengatakan petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Amanah merupakan petani binaan yang terbaik dari Asian Agri.

“Dengan adanya pelatihan yang dilakukan, akan dapat bermanfaat bagi petani maupun perusahaan Asian Agri," terangnya.

Asian Agri sangat mendukung pelatihan terhadap petani binaannya. Karena dapat meningkatkan produktivitas dan peningkatan kualitas yang berdampak bagus terhadap petani, perusahaan dan warga di sekitarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, tambah Rahmen, petani Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Amanah menjadi kelompok tani swadaya pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi ISPO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit
Editor : Asep Dadan Muhanda
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top