Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEMENTERIAN PUPR: Program Sejuta Rumah Belum Jalan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) secara terbuka mengakui program sejuta rumah 2016 untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belum jalan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Maret 2016  |  00:15 WIB
Proyek perumahan sederhana - Bisnis
Proyek perumahan sederhana - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) secara terbuka mengakui program sejuta rumah 2016 untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belum jalan.

"Tahun ini kan masih berjalan, ya, dan ini masih awal tahun. Jadi, belum ada yang jadi. Bahkan, tanggung jawab pemerintah belum dibangun dan masih dalam tahap konstruksi," kata Direktur Perencanaan dan Penyediaan Rumah Kementerian PUPR Deddy Permadi kepada pers di Jakarta, Senin (28/3/2016).

Menurut dia, target yang dibangun bagian pemerintah tahun ini adalah 112.992 unit dan sampai sekarang realisasi fisiknya baru 0,4%.

Bahkan, kata dia, dari sisi serapan anggaran pun masih belum terlalu signifikan karena dari pagu dana Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR sebesar Rp7,69 triliun, baru terserap sekitar 7,6%.

"Dana tersebut baru untuk bayar-bayar uang muka pembangunan wisma atlet di Kemayoran," katanya.

Deddy menambahkan bahwa salah satu kendala mengapa program itu berjalan lamban adalah perbedaan persepsi antara pemerintah dan pengembang.

"Mereka ingin jalan dan prasarana (PSU) dibangun terlebih dahulu, baru rumah. Nah, kita inginnya rumah jadi dulu, baru PSU dibangun sebab kalau dibangun dulu, pasti rusak karena dilewati truk dan angkutan berat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

program sejuta rumah

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top