Grab Angkat Bicara Tanggapi Perkara Pemblokiran

Pihak Grab Indonesia memberikan tanggapan terkait surat yang dikirimkan Kementerian Perhubungan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Agnes Savithri | 14 Maret 2016 23:32 WIB
GrabTaxi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak Grab Indonesia memberikan tanggapan terkait surat yang dikirimkan Kementerian Perhubungan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Managing Director for Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengungkapkan pihaknya merupakan perusahaan teknologi yang menghubungkan pengemudi dan penumpang.

"Kami ingin mengklarifikasi bahwa kami bukanlah operator layanan transportasi dan kami tidak memiliki kendaraan atau armada apa pun. Kami bekerja sama dengan perusahaan penyedia transportasi independen dalam menghantarkan layanan GrabTaxi, GrabCar, GrabBike, dan GrabExpress kepada para pelanggan kami," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (14/3).

Selain itu, Ridzki mengungkapkan pihaknya sudah menjadi entitas legal di Indonesia yang terdaftar sebagai pembayar pajak. Sedangkan terkait layanan Grabcar pihaknya mengaku hanya mengizinkan mobil-mobil di bawah umur 5 tahun.

Kebijakan ini melebihi ketentuan dari Perda No.5 Tahun 2014 yang menetapkan batasan maksimal umur kendaraan yang beroperasi di Jakarta, 10 tahun untuk bis dan 7 tahun untuk taksi. 

"Kebijakan ini melebihi ketentuan dari Perda No.5 Tahun 2014 yang menetapkan batasan maksimal umur kendaraan yang beroperasi di Jakarta, 10 tahun untuk bis dan 7 tahun untuk taksi," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teknologi, Kontroversi Taksi Aplikasi

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top