Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fasilitas Utama Bandara Kertajati Mulai Dibangun

Sejumlah BUMN mulai menggarap fasilitas utama di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka yang ditargetkan beroperasi pada 2017 mendatang.
Hedi Ardhia, Wisnu Wage, Reza Firmansyah
Hedi Ardhia, Wisnu Wage, Reza Firmansyah - Bisnis.com 25 Februari 2016  |  16:03 WIB
Fasilitas Utama Bandara Kertajati Mulai Dibangun
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, BANDUNG - Sejumlah BUMN mulai menggarap fasilitas utama di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka yang ditargetkan beroperasi pada 2017 mendatang.

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) mengaku telah menyiapkan rancang bangun menara pengatur lalu lintas pesawat untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Majalengka.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono mengatakan, tak hanya mempersiapkan bangunan tower, pihaknya pun akan mempersiapkan alat navigasi untuk kepentingan pesawat yang masuk dan keluar di bandara yang bisa menampung pesawat berbadan besar tersebut.

"Itu juga sudah bisa berjalan kalau bandaranya sudah selesai. Yang penting kita siap," katanya di Bandung, Kamis (25/2/2016).

Rencana itu masih menunggu kepastian pengembangan panjang landasan pacu bandara tersebut.

Wisnu mencontohkan, pemasangan ILS atau piranti guna membantu pesawat untuk naik-turun misalnya.

Menurutnya, hadirnya BIJB Kertajati akan menjadi alternatif tambahan bagi lalu lintas naik-turunnya pesawat.

Karena diperkirakan, satu landasan pacu yang beroperasi di Kertajati bisa melayani hingga 800 pergerakan pesawat.

Di sisi lain, lalu lintas pesawat di Indonesia akan makin padat seiring pertumbuhan perekonomian.

Dalam setahun, pertumbuhan lalu lintas penerbangan berkisar 8-10%.

Terlebih permintaan slot dari maskapai terus bertambah.

"Kemampuan Bandara Soekarno-Hatta saja menampung 1.100 pesawat, Bandara Kertajati bisa mencapai 70%," ujarnya.

Manager Komunikasi PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten Suargina menambahkan korporasi sudah memulai pembangunan gardu induk untuk pemenuhan listrik operasional bandara ke depan.

Rencananya, PLN akan menarik tiga feeder kabel dari Cikedung, Indramayu sejauh 30 kilometer.

“Investasi di bandara kurang lebih Rp78 miliar,” katanya.

Pihaknya merencanakan pada 2016 ini gardu yang ditempatkan di Kadipaten, Majalengka itu pembangunannya tuntas agar bisa mendukung operasi pada 2017.

Pasokan listrik juga akan dialirkan nantinya pada kawasan aerocity seluas 3.200 hektare.

“Sudah mulai rencananya tahun ini bisa selesai,” ujarnya.

Menurutnya secara teknis, pasokan listrik ke bandara harus andal demi menjaga kelangsungan lalu lintas pesawat dan layanan lainnya.

Karena itu, gardu induk yang dibangun PLN menurutnya hingga tiga sirkuit.

“Daya dukung pasokan PLN, karena nanti ada dukungan dari PLTA Jatigede dan Upper Cisokan,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Badan Pengelola Jalan Tol, Satker Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah membahas feasibility study atau studi kelayakan terkait rencana pembangunan exit tol ke BIJB Kertajati.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan pembahasan ini penting agar FS nanti menentukan titik koordinat yang tepat hingga pembiayaan.

Rencananya Bandara Kertajati akan dihubungkan melalui dua jalan tol yakni Jalan Tol Cipali dan Trase 6 Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Cimalaka-Dawuan (Cisumdawu).

Menurutnya Bandara perlu memiliki akses tol khusus dengan tujuan agar terjadi konektivitas yang efisien dan efektif baik untuk angkutan barang dan orang menuju bandara atau sebaliknya.

"Sudah ada kesepahaman. Sekarang tinggal proses pendetail di Satker Kementerian PU Pera dan Dinas Bina Marga Jabar Dan pihak Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara kertajati
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top