Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Janji Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Tak Ditutup-tutupi

 Irene Agustine & Lukas Hendra
Irene Agustine & Lukas Hendra - Bisnis.com 29 Januari 2016  |  14:08 WIB
Kereta cepat China - china.org.cn
Kereta cepat China - china.org.cn

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo belum mau membeberkan rincian detail terkait Kereta Api cepat Jakarta-Bandung yang menjadi salah satu proyek yang dipercepat pembangunnaya dalam Proyek Strategis Nasional 2016.

Dia berjanji rincian detail mengenai proses, kesesuaian biaya dan target pelaksanaan proyek yang melibatkan BUMN China tersebut akan disampaikan minggu depan.

“Sekarang ini disiapkan, biar semuanya terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” katanya, saat meresmikan Masjid Fatahillah di Balai Kota, Jumat, (29/1/2016).

Pemerintah memasukkan 19 proyek pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana kereta api di berbagai daerah sebagai proyek strategis nasional, yang pelaksanaan pembangunannya perlu dipercepat.

Ke-19 proyek itu tertuang dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) No. 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, yang telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 8 Januari 2016. Salah satunya, pembangunan Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.

Melalui Instruksi Presiden No. 1/2016 tanggal 8 Januari 2016, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada para menteri kabinet kerja, pimpinan daerah dan kepala lembaga yang terkait untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam melakukan percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan/atau memberikan dukungan dalam percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Pada Kamis (21/1), telah dilakukan ground breaking pembangunan Kereta cepat Jakarta-Bandung di Kebun The Mandalawangi Maswati, Bandung Barat,Jawa Barat.

Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 140,9 kilometer tersebut nantinya akan menghubungkan empat stasiun, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar (Bandung).

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top